Advertisements
Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyiapkan rencana kontingensi, termasuk skenario operasi water bombing apabila terjadi kondisi darurat.
"Seluruh skenario dan berkas pengajuan sudah kami siapkan dan dilaporkan ke BNPB. Jadi apabila sewaktu-waktu diperlukan, operasi water bombing bisa segera dilakukan," katanya.
Wahyu menambahkan, salah satu tantangan terbesar dalam penanganan Karhutla berada pada lokasi kejadian yang sulit dijangkau.
"Sebagian titik rawan berada jauh dari akses transportasi sehingga proses pemadaman menjadi lebih sulit. Itu yang menjadi salah satu kerentanan utama," pungkasnya. (pip/c1/yud)
Advertisements
