Prima Imansyah Permana - Kamis, 09 Jul 2026 - 00:05 WIB
Kadisdik Lampung, Thomas Amirico
Kadisdik Lampung, Thomas Amirico - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Sebanyak 30 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang berasal dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Lampung dipastikan mengikuti Program Kelas Cangkok 2026.

Seluruh peserta akan menjalani pendidikan kelas XII di SMA Negeri 2 Bandarlampung dan SMA Negeri 9 Bandarlampung dengan fasilitas asrama, konsumsi, serta biaya pendidikan yang ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico, mengatakan proses seleksi Program Kelas Cangkok telah rampung. Saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan kedua sekolah untuk menyiapkan seluruh kebutuhan peserta.

“Kami sudah menyelesaikan seleksi Kelas Cangkok. Kami juga sudah berkoordinasi dengan SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 9 untuk menyiapkan asramanya. Ada 30 siswa-siswi terbaik dari beberapa kabupaten yang berasal dari keluarga kurang mampu tetapi memiliki prestasi. Mereka kami seleksi secara ketat,” ujar Thomas.

Advertisements

Ia menjelaskan, program tersebut masih berstatus uji coba pada tahun 2026 dan diharapkan menjadi model pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi pelajar di daerah terpencil.

Sebanyak 30 peserta akan dibagi ke dua sekolah. Mereka akan tinggal di asrama yang berada di sekitar SMA Negeri 2 Bandarlampung dan SMA Negeri 9 Bandarlampung.

“Untuk sementara ini masih uji coba tahun ini. Nanti 30 orang ini kami tempatkan di asrama dekat SMA Negeri 2 dan di asrama dekat SMA Negeri 9. Kami siapkan mulai dari asramanya, makan minumnya, hingga biaya sekolahnya,” katanya.

Peserta Program Kelas Cangkok berasal dari sejumlah wilayah 3T di Lampung, di antaranya Pulau Tabuan, Pematang Sawah, Dente Teladas, Way Kanan, serta daerah terpencil lainnya yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas.

Advertisements

Menurut Thomas, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas akademik peserta, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak di daerah terpencil agar terus melanjutkan pendidikan.

“Harapannya mereka ini bisa menginspirasi teman-temannya bahwa meningkatkan peradaban atau kualitas hidup itu satu-satunya jalan adalah melalui pendidikan,” tegasnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Program Kelas Cangkok, para peserta juga akan didorong melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kami berharap setelah lulus dari Kelas Cangkok ini nanti mereka bisa melanjutkan kuliah sehingga mampu mengubah masa depan mereka dan keluarganya,” lanjut Thomas.

Advertisements

Share:
Editor: Rizky Panchanov
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements