BANDARLAMPUNG – Niat seorang pengemudi ojek online (ojol) mengingatkan pengendara mobil yang berhenti di tengah jalan justru berujung petaka.
Tukang ojol berinisial RH (40) itu menjadi korban pembacokan setelah menegur pengemudi mobil agar memindahkan kendaraannya yang menghalangi akses jalan.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, pada Jumat (3/7) sekitar pukul 01.30 WIB.
Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP Martoyo membenarkan kejadian tersebut. Akibat serangan itu,
korban mengalami luka sobek pada telapak tangan kiri hingga harus menjalani 10 jahitan. Selain itu, korban juga mengalami luka lecet pada kedua kaki serta memar di bagian dada.
"Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan telah mendapatkan penanganan medis," kata Martoyo, Selasa (7/7).
Martoyo menjelaskan, peristiwa bermula saat korban bersama sejumlah rekannya sesama pengemudi ojol sedang menunggu pesanan di sekitar Stadion Pahoman. Mereka melihat sebuah mobil berhenti tepat di tengah badan jalan dengan kondisi mesin dan lampu kendaraan masih menyala.
Karena khawatir mengganggu arus lalu lintas, korban kemudian menghampiri mobil tersebut dan membangunkan pengemudinya yang diketahui sedang tertidur di dalam kendaraan. Korban meminta agar mobil dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
Namun, teguran itu diduga membuat pengemudi mobil berinisial RW (36), warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, tersinggung.
Menurut Martoyo, pelaku sempat keluar dari mobil, lalu kembali masuk ke dalam kendaraan. Tak lama kemudian, pelaku keluar lagi sambil membawa sebilah golok.
"Diduga karena merasa tersinggung setelah ditegur, pelaku langsung membawa golok dan mengayunkannya ke arah korban serta beberapa orang yang berada di sekitar lokasi," jelasnya.
Korban berusaha menghindari serangan, namun telapak tangan kirinya tetap terkena sabetan golok
hingga mengalami luka cukup serius. Aksi pelaku juga sempat membuat warga dan para pengemudi ojol
di lokasi panik.
Sejumlah warga bersama rekan-rekan korban kemudian berusaha menghentikan pelaku sambil menghubungi pihak kepolisian. Tak lama berselang, personel Polsek Tanjungkarang Barat tiba di lokasi dan langsung mengamankan pelaku.
