METRO – Meningkatkan kualitas pembelajaran tidak cukup hanya melalui penguasaan teknologi. Keyakinan tersebut menjadi semangat UPTD SD Negeri 4 Metro Utara saat menggelar In House Training (IHT) bertema How To Be A Great Teacher pada Kamis (9/7/2026) di aula sekolah. Kegiatan yang berlangsung selama dua setengah jam itu diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan kapasitas profesional pendidik.
Pelatihan menghadirkan Asep Perdiansyah, S.Pd., M.Pd., Gr., Founder School Trainer Education sekaligus Direktur Kurikulum PPTQ Assahil. Dalam paparannya, ia mengajak peserta melihat kembali makna profesi guru yang tidak hanya dituntut mampu menguasai teknologi pembelajaran, tetapi juga membangun karakter dan hubungan yang kuat dengan peserta didik.
Menurut Asep, kemajuan teknologi memang membuka banyak peluang dalam dunia pendidikan. Namun, perangkat digital hanyalah sarana yang akan memberikan manfaat apabila digunakan oleh guru yang memiliki kepedulian, integritas, dan semangat belajar yang tinggi.
Ia memaparkan lima karakter utama yang menjadi fondasi seorang guru hebat. Pertama adalah memiliki kepedulian dan empati terhadap setiap peserta didik sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Kedua, terus mengembangkan kompetensi sebagai pembelajar sepanjang hayat agar mampu mengikuti perubahan zaman.
Karakter berikutnya adalah menjadi teladan bagi siswa. Menurutnya, perilaku guru sehari-hari merupakan pembelajaran yang sering kali lebih berpengaruh dibandingkan materi yang disampaikan di kelas.
Selain itu, guru juga dituntut mampu merancang pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan bermakna. Pemanfaatan multimedia interaktif maupun gim edukasi dipandang sebagai salah satu strategi untuk mendukung proses tersebut, bukan sebagai tujuan utama pembelajaran.
Terakhir, seorang pendidik harus memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif, baik dengan peserta didik, orang tua, maupun sesama tenaga pendidik. Komunikasi yang baik dinilai menjadi kunci dalam membangun kolaborasi demi keberhasilan proses pendidikan.
"Teknologi hanyalah alat bantu. Yang paling menentukan tetaplah kualitas guru itu sendiri. Ketika lima karakter tersebut dimiliki, proses belajar akan tetap bermakna, apa pun media yang digunakan," ungkap Asep.
Kepala SD Negeri 4 Metro Utara, Lindawati, S.Pd., menyambut baik penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan tidak hanya memperkaya wawasan guru mengenai pembelajaran modern, tetapi juga mengingatkan kembali nilai-nilai dasar profesi pendidik.
Menurutnya, seorang guru memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar menyampaikan materi pelajaran. Guru berperan membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta menjadi contoh bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap seluruh guru dapat menerapkan nilai-nilai yang diperoleh hari ini dalam proses pembelajaran. Semoga pelatihan ini semakin menguatkan semangat untuk terus belajar, berinovasi, dan menghadirkan pendidikan yang mampu membentuk generasi cerdas sekaligus berakhlak mulia," ujarnya.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip How To Be A Great Teacher dalam aktivitas belajar mengajar pada tahun ajaran baru. Melalui penguatan kompetensi sekaligus karakter pendidik, SD Negeri 4 Metro Utara berharap mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inspiratif serta melahirkan generasi yang unggul, kreatif, dan memiliki karakter yang kuat. (*)
