Prima Imansyah Permana - Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:26 WIB
radar lampung
radar lampung - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Langkah Pemerintah Provinsi Lampung memperluas penggunaan Pupuk Hayati Cair (PHC) mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian melalui inovasi yang ramah lingkungan.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPSDMP) Kementan RI Eko Nugroho mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Lampung yang menggandeng para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pendampingan petani di lapangan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyuluh menjadi faktor penting dalam mewujudkan target pembangunan sektor pertanian.

Advertisements

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas ruang sinergi yang diberikan. Bicara terkait pangan, ini menjadi program prioritas utama Presiden Prabowo Subianto," ujar Eko.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini tengah mengejar empat fokus utama nasional, yakni swasembada pangan khususnya beras, penyediaan pangan bergizi, pengembangan energi terbarukan berbasis komoditas pertanian, serta pengelolaan sumber daya air.

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Pertanian telah meluncurkan sejumlah kebijakan strategis, antara lain menurunkan harga pupuk hingga sekitar 20 persen, memangkas 145 regulasi pupuk agar akses subsidi lebih mudah, serta menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram yang dikawal bersama Perum Bulog melalui tim jemput gabah di lapangan.

Eko berharap bimbingan teknis yang diikuti ratusan penyuluh pertanian dari seluruh kabupaten dan kota di Lampung mampu melahirkan agen-agen perubahan yang dapat mendampingi petani menerapkan pertanian organik secara berkelanjutan, termasuk melalui pemanfaatan PHC.

Advertisements

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pengembangan komoditas kopi di daerahnya.

Menurutnya, kunjungan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal ke Kebun Induk Hanakau menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas kopi melalui inovasi Pupuk Hayati Cair.

"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur Lampung yang telah hadir langsung di Kebun Induk Hanakau untuk melihat potensi kopi Lampung Barat," katanya.

Mad Hasnurin menilai penerapan PHC berpotensi meningkatkan kualitas dan produktivitas kopi sekaligus memberi motivasi kepada petani untuk mulai menerapkan teknologi pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements