Pulang Ibadah Haji, Pasutri Lansia Mati Berpelukan Saat Kebakaran

Pasutri lansia Wajran dan Apong Mulyati meninggal dunia saat rumah mereka dilalap si jago merah.
Handika - Senin, 13 Jul 2026 - 08:11 WIB
Rumah pasutri lansia terbakar dan menewaskan penghuni rumah.
Rumah pasutri lansia terbakar dan menewaskan penghuni rumah. - Sumber:DamkarmatLamsel

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Lampung Selatan - Pasangan suami istri (Pasutri) berusia lanjut ditemukan meregang nyawa dengan posisi berpelukan saat rumah mereka dilahap si jago merah.

Kabid Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, Ruly Fikriansyah mengatakan, peristiwa kebakaran menimpa rumah warga di Dusun 1 Sumber Sari, Desa Balinuraga, Kecamatan way panji, Minggu (12/7/2026), sekitar jam 23.30 WIB.

"Identitas pemilik rumah sekaligus korban meninggal dunia atas nama Wajran (80) dan istrinya Apong Mulyati (64)," beber Ruly, Senin (13/7).

Petugas Posko Kalianda baru menerima laporan kejadian jam 23.38 WIB, dan langsung mempersiapkan alat pemadam lalu meluncur ke lokasi jam 23.43 WIB.

Advertisements

"Petugas tiba di lokasi kebakaran jam 00.10 WIB, bersama 2 unit mobil pemadam kebakaran yakni 1 unit dari Posko Kalianda dan 1 unit dari Posko Sidomulyo," lanjut Ruly.

Lokasi rumah korban yang cukup jauh dari permukiman membuat warga baru mengetahui kebakaran setelah setengah rumah telah hangus. Malang, nyawa pasutri lansia tak tertolong.

"Korban meninggal dunia dalam keadaan berpelukan," kata Ruly yang memimpin langsung jalannya pemadaman.

Paska dua setengah jam berjibaku, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kebakaran tersebut atau Senin (13/7), sekitar jam 02.00 WIB. Jenazah 

Advertisements

Lalu, jenazah kedua korban dievaukasi kerumah anaknya yang terletak kurang lebih sejauh 1 kilometer dari lokasi kejadian. Keluarga korban menerima peristiwa kebakaran tersebut sebagai musibah.

Sedihnya lagi, pasutri Wajran dan Apong Mulyati diketahui baru pulang dari menunaikan ibadah haji di tanah suci tahun ini.

"Berdasarkan keterangan yang diperoleh, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh obat nyamuk sehingga memicu terjadinya kebakaran. Untuk kerugian material diperkirakan sekitar Rp100 juta," tandas Ruly. (Hdk)

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements