Gudang BBM Diduga Ilegal di Perbatasan Lamsel dan Pesawaran Kebakaran

Gudang BBam diduga ilegal terletak di perumahan padat penduduk kebakaran.
Handika - Senin, 08 Jun 2026 - 18:29 WIB
Penampakan gudang BBM diduga ilegal terbakar hebat.
Penampakan gudang BBM diduga ilegal terbakar hebat. - Sumber:ist

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Lampung Selatan - Sebuah gudang bahan bakar minyak (BBM) diduga ilegal yang terletak di sebuah perumahan perbatasan Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran, mengalami kebakaran hebat.

Dari data yang dirangkum, gudang solar terletak di sebuah perumahan padat penduduk di Perumahan Srimulyo Permai, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, terbakar, Senin (8/6/2026), sekira jam 16.00 WIB.

Tampak kobaran api membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam ke udara, belum jelas penyebab kebakaran dan siapa pemilik gudang tersebut.

Dari dokumentasi yang diterima, terlihat puluhan drum gosong berada di lokasi kejadian dan api masih membara membakar seisi gudang.

Advertisements

Peristiwa kebakaran itu, menarik perhatian warga dan langsung berkerumun di sekitar lokasi kejadian untuk menyaksikan si jago merah yang tengah mengamuk.

Kabid Damkarmat Dinas Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, Ruly Fikriansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan peristiwa kebakaran sebuah gudang BBM.

"Kami menerima laporan telah terjadi kebakaran sebuah gudang diduga BBM, sekitar jam 16.05 WIB," ujar Ruly.

Sejumlah 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Natar, Tanjung Bintang, Jati Agung, ditambah 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Pesawaran dikerahkan.

Advertisements

"Karena lokasi kebakaran berada di perbatasan Lampung Selatan dan Pesawaran," tegas Ruly.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berjibaku berjuang memadamkan kobaran api di lokasi gudang yang terbakar. (Hdk)

 

Advertisements

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements