Api Padam, Diduga Sisa CPO Terlihat di Gudang Kebakaran

Terlihat sisa drum berisi diduga CPO di lokasi gudang yang terbakar.
Handika - Selasa, 09 Jun 2026 - 11:20 WIB
Drum berisi diduga CPO di lokasi gudang yang terbakar
Drum berisi diduga CPO di lokasi gudang yang terbakar - Sumber:ist

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Lampung Selatan - Kebakaran sebuah gudang di perbatasan Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran berhasil dipadamkan selang sekitar 3 jam pemadaman oleh petugas gabungan.

Dari dokumentasi yang diterima paska kebakaran, tampak sisa drum berisi diduga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah didapati di lokasi kebakaran.

Kabid Damkarmat Dinas Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, Ruly Fikriansyah mengatakan, kobaran api baru berhasil dipadamkan dan didinginkan pada hari Senin (8/6/2026), sekitar jam 20.00 WIB.

"Kebakaran diduga gudang CPO di Dusun Sri Mulyo, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, berhasil dipadamkan," ujar Ruly, Senin (8/6) malam.

Advertisements

Lokasi gudang yang terbakar, berbatasan dengan Dusun kogop, Desa Natar, kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Peristiwa itu, dilaporkan ke petugas pemadam pukul 16.20 WIB.

Mulanya, kebakaran hebat dilaporkan terjadi pada sebuah gudang pengolahan BBM jenis oli yang terletak di sebuah komplek yang berdekatan dengan pemukiman warga.

Selanjutnya, sejumlah 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan dikerahkan ditambah 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Pesawaran.

Beruntung, kebakaran tersebut tak sampai mengakibatkan korban jiwa dan hanya menyisakan kerugian yang ditaksir sekitar Rp500 juta.

Advertisements

"Sementara ini, penyebab kebakaran diduga berasal dari konsleting listrik pada mesin penyulingan minyak," tandas Ruly. (Hdk)

 

 

Advertisements

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements