Lampung Selatan - Seorang pria lanjut usia (Lansia) bernama Munandir (75) kini harus menggunakan alat bantu berjalan paska terjatuh dari sepeda motor karena terlilit kabel jaringan Wifi yang menjuntai ke jalan.
Menurut keterangan Munandir, saat itu ia sedang mengendarai sepeda motor seorang diri menuju rumahnya di Dusun Bangunrejo, Desa Way Gelam, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.
Apes, motor yang ia kendarai terlilit kabel Wifi yang menjuntai ke jalan lalu ia terjatuh ke aspal. Peristiwa nahas itu, terjadi kisaran empat bulan lalu atau Januari 2026.
"Waktu itu ada mobil dari arah berlawanan, kabel Wifi posisinya diatas mobil. Pas saya lewat kabelnya sudah turun ke jalan lalu nyangkut di motor dan saya jatuh," aku M.
Hingga kini, Munandir mau tak mau harus menggunakan alat bantu jalan dan tidak bisa beraktivitas normal untuk sekedar mencari nafkah.
"Pinggul sakit sudah empat bulan, tidak bisa bekerja," keluh M.
Diduga kuat, jaringan kabel provider yang melilit dan membuat Munandir kecelakaan merupakan milik PT. Sumatra Multimedia Solusi (SMS Net).
Menurut Munandir, pihak perusahaan sudah menyambangi kediaman dan memberikan santunan berupa alat bantu jalan serta uang tunai Rp500 ribu selama 4 bulan.
"Sudah ada, santunan Rp2 juta," jelasnya.
Salah seorang warga setempat, Sismano turut membenarkan pemasangan kabel Wifi yang disebut-sebut semrawut mengakibatkan Munandir kini cacat.
"Apalagi kejadian yang ada di desa kita salah satu orang tua jadi korban sampai sekarang belum seberapa sembuh, cacat lah ibaratnya tadinya bisa jalan sekarang tidak bisa jalan lagi," kata Sismano.
Menurutnya, pemasangan kabel Wifi yang semrawut sebaiknya dirapikan oleh perusahaan bersangkutan agar tidak menimbulkan dampak negatif.
