Syaiful Mahrum - Selasa, 14 Jul 2026 - 19:16 WIB
CEO Microsoft Satya Nadella.
CEO Microsoft Satya Nadella. - Foto Jason Redmond/AP

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

CEO Microsoft Satya Nadella memperingatkan perusahaan yang mulai mengadopsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) agar memahami satu risiko besar yang selama ini kurang mendapat perhatian.

 

Menurutnya, ketika sebuah perusahaan mulai menggunakan model AI secara serius, mereka tidak hanya membayar layanan tersebut dengan uang, tetapi juga berpotensi menyerahkan aset paling berharga yang dimiliki, yakni pengetahuan dan data internal perusahaan.

 

Advertisements

Peringatan itu disampaikan Nadella melalui sebuah unggahan panjang di platform X pada Minggu (12/7/2026) malam yang telah dilihat lebih dari 5,7 juta kali.

 

Dalam unggahan tersebut, ia memperkenalkan konsep yang disebut reverse information paradox atau paradoks informasi terbalik, sebuah fenomena yang dinilai dapat mengubah cara perusahaan memandang penggunaan AI.

 

Advertisements

 

Nadella memulai penjelasannya dengan mengutip teori ekonom peraih Nobel, Kenneth Arrow. Arrow pernah menjelaskan adanya paradoks dalam perdagangan informasi.

 

Menurut teori tersebut, penjual informasi tidak dapat membuktikan nilai informasi yang dimilikinya tanpa terlebih dahulu mengungkapkannya.

Share:
Editor: Syaiful Mahrum
Source: https://www.beritasatu.com/
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements