Rizky Panchanov - Rabu, 22 Jul 2026 - 22:43 WIB
VWRI PEMBEKALAN: Rektor UIN Raden Intan Lampung memberikan pembekalan kepada mahasiswa yang hendak KKN.
VWRI PEMBEKALAN: Rektor UIN Raden Intan Lampung memberikan pembekalan kepada mahasiswa yang hendak KKN. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (UIN RIL) Prof. H. Wan Jamaluddin, M.Ag., Ph.D. mengingatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Transformatif Tahun 2026 agar menjadikan pengabdian sebagai ruang belajar bersama masyarakat, bukan datang dengan merasa paling mengetahui.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Pembekalan Mahasiswa KKN Transformatif Tahun 2026, Selasa (21/7), di Ruang Teater Lt.2 Gedung Academic & Research Center UIN. 

Pembekalan ini diikuti oleh 2.185 mahasiswa KKN Transformatif 2026 secara hybrid yang menjadi bagian dari persiapan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi KKN mulai 1 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, pembekalan merupakan awal dari perjalanan yang akan menguji tidak hanya kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga karakter, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Advertisements

“Hari ini adalah awal dari perjalanan yang akan menguji ilmu, karakter, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan kepedulian kalian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berpesan agar mahasiswa tidak terburu-buru merasa paling pintar ketika berada di lokasi KKN. Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengenali potensi daerah, memahami tantangan yang dihadapi masyarakat, kemudian bersama-sama mencari solusi yang dapat memberikan manfaat.

“Jangan cepat-cepat membusungkan dada. Datanglah ke masyarakat, pelajari potensi yang ada, pahami tantangan yang sedang dihadapi, kemudian pikirkan solusi yang bisa kita berikan bersama,” katanya.

Rektor juga mengingatkan pelaksanaan KKN dapat menjadi ruang lahirnya gagasan maupun tema penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan keilmuan. Karena itu, mahasiswa diminta peka terhadap berbagai persoalan yang ditemui selama berada di lapangan.

Advertisements

KKN Transformatif tahun ini mengusung tema Gerakan Kolaborasi Kampus dan Kota untuk Membangun Bandar Lampung yang Berkelanjutan melalui Penguatan Ketahanan Pesisir, Pengembangan Ekowisata Perkotaan, Ekonomi Hijau, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan.

Ia menjelaskan, tema KKN Transformatif tahun ini yang berfokus pada kawasan pesisir sejalan dengan arah pengembangan keilmuan UIN RIL. Ke depan, kata dia, kampus juga akan mengembangkan fakultas yang berkaitan dengan keilmuan kemaritiman.

Menurutnya, mahasiswa KKN merupakan representasi sekaligus wajah UIN RIL di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta mahasiswa lebih banyak berinteraksi dengan warga dibandingkan menghabiskan waktu di depan telepon genggam.

“Jangan sampai lebih banyak berinteraksi dengan layar telepon daripada dengan masyarakat. Bercengkeramalah dengan masyarakat, dengarkan mereka sebelum menawarkan solusi. Masyarakat adalah guru kehidupan,” ujarnya.

Share:
Editor: Rizky Panchanov
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements