JAKARTA – Organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Perempuan Bangsa, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan keterwakilan perempuan hingga 30 persen di parlemen.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan 17 poin pakta integritas oleh seluruh pimpinan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa se-Indonesia.
Penandatanganan pakta integritas disaksikan langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh, Sekretaris Jenderal Nur Nadlifah, dan Bendahara Umum Ratna Juwita Sari di Jakarta, Rabu (22/7).
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, mengatakan penandatanganan tersebut merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam menjalankan mandat politik PKB. Ia menegaskan pakta integritas bukan sekadar seremoni, melainkan pedoman yang harus dijalankan seluruh jajaran organisasi.
"Komitmen Perempuan Bangsa bukan main-main. Penandatanganan pakta integritas ini adalah wujud keseriusan kami untuk terus membesarkan PKB, memperluas ruang juang kader perempuan, serta memastikan politik kaum perempuan semakin luas dan semakin terakomodasi dalam proses pengambilan kebijakan maupun representasi di parlemen," ujar perempuan yang akrab disapa Ninik itu.
Menurut Ninik, Perempuan Bangsa memiliki tanggung jawab mencetak kader perempuan yang berkapasitas, berintegritas, dan memiliki daya saing dalam kontestasi politik. Karena itu, seluruh jajaran organisasi diminta bekerja secara nyata hingga ke tingkat daerah.
"Tanggung jawab itulah yang kami teguhkan dalam sebuah komitmen. Karena bagi kami semakin banyak keterwakilan perempuan di parlemen maka semakin besar juga hak-hak kaum perempuan bisa diwujudkan," katanya.
Ia menambahkan, perjuangan memenuhi kuota keterwakilan perempuan bukan hanya untuk memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga menghadirkan lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat.
"Kami bersyukur Ketua Umum kami, Gus Muhaimin, mendukung penuh perjuangan mewujudkan keterwakilan perempuan di parlemen yang semakin besar. PKB sudah sangat terbuka, dan dukungan itu harus kami jalankan sebaik mungkin," ujarnya.
Melalui pakta integritas tersebut, seluruh DPW Perempuan Bangsa berkomitmen menjalankan berbagai agenda strategis organisasi. Di antaranya mematuhi seluruh aturan partai, membangun struktur organisasi hingga tingkat DPC dan DPAC pada 2026–2027, memenuhi target minimal 30 persen keterwakilan perempuan di setiap daerah pemilihan, memperkuat kapasitas kader menuju Pemilu 2029, menyusun strategi pemenangan segmen perempuan dan pemilih pemula, serta mendukung kemenangan pasangan calon yang diusung PKB pada Pilkada maupun Pilpres 2029. (jpc/abd)
