Prima Imansyah Permana - Jumat, 31 Jul 2026 - 20:06 WIB
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI Abdul Kadir Karding.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI Abdul Kadir Karding. - Foto Prima Imansyah Permana

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Advertisements

Karding menilai penggunaan teknologi saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian Indonesia.

"Kalau kita tidak melakukan modernisasi, kita akan tertinggal. Teknologi terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan produktivitas pertanian," tegasnya.

Menurutnya, pemanfaatan alat dan teknologi modern akan membantu petani meningkatkan efisiensi biaya produksi, mempercepat proses budidaya, serta meningkatkan hasil panen.

Dalam kesempatan tersebut, HKTI juga menyoroti persoalan regenerasi petani yang dinilai menjadi tantangan besar bagi sektor pertanian nasional.

Advertisements

Karding menyebut mayoritas petani Indonesia saat ini telah berusia lanjut, sementara jumlah petani muda masih relatif sedikit.

Jika kondisi tersebut tidak segera diatasi, Indonesia dikhawatirkan mengalami kekurangan tenaga petani produktif dalam dua dekade mendatang.

Karena itu, HKTI akan mendorong generasi muda melihat sektor pertanian sebagai bidang usaha yang modern, menguntungkan, dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.

Selain regenerasi, HKTI juga akan memperkuat kelembagaan petani, memperluas akses pasar hingga ekspor, serta membangun lembaga ekonomi petani agar nilai tambah hasil pertanian dapat dinikmati langsung oleh para petani.

Advertisements

Karding mengatakan HKTI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian nasional.

Menurutnya, berbagai program pemerintah seperti optimalisasi lahan, revitalisasi jaringan irigasi, penyediaan benih unggul, hingga pengembangan komoditas unggulan seperti tebu, singkong, dan jagung perlu terus didukung oleh organisasi petani.

Ia menegaskan, ke depan HKTI tidak hanya berperan sebagai wadah berhimpunnya petani, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada petani sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menjadi korban peredaran benih ilegal maupun praktik-praktik yang merugikan sektor pertanian. (pip/c1/yud)

 

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements