Advertisements
Prof. Eduart menjelaskan, di Unsulbar ditemukan upaya modus joki dengan mengganti peserta.
“Jadi orang yang sama itu mengikuti UTBK di tahun 2025-2026 untuk nama pesertanya. Jadi orangnya sama, ikut ujian 2025-2026 untuk dua nama. Bisa dipahami ya? Jadi itu sudah pasti merupakan joki yang mengganti,” ungkap Prof. Eduart.
Keempat, ada sindikat dan dokumen palsu. Kecurangan ini ditemukan panitia di Unsulbar.
Pihak panitia SNPMB menemukan indikasi sindikat kecurangan dengan cara mengiming-imingi peserta.
Advertisements
“Jadi informasi dari Unsulbar bisa digarisbawahi bahwasanya ditemukan adanya indikasi sindikat kecurangan yang memang berusaha untuk mengiming-imingi calon peserta agar supaya bisa mau melakukan ini,” tegas Prof. Eduart. (ful)
