PTPN I (Persero) Perkuat Peran sebagai Penopang Kedaulatan Pangan Nasional

gambar-user/nz7Q72NpcwwYBAywk3yFKLgNe3YikANiO7u46H2h.jpg
Taufik Wijaya - Jumat, 24 Apr 2026 - 22:54 WIB
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, dalam Forum Economic Briefing 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, dalam Forum Economic Briefing 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026). - Foto Ist.

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

JAKARTAPTPN I (Persero) menegaskan posisinya sebagai elemen pendukung utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, dalam Forum Economic Briefing 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Sebagai bagian dari subholding Supporting Co di bawah Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III), perusahaan terus melakukan transformasi, termasuk membuka peluang diversifikasi komoditas di luar portofolio utama seperti karet, teh, kopi, dan tembakau.

Teddy menyebut, dengan penguasaan lahan lebih dari 80 ribu hektare yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, PTPN I memiliki potensi besar untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan komoditas baru.

Salah satu yang mulai dikembangkan adalah kelapa. Komoditas ini dinilai strategis karena memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan konsumsi masyarakat serta potensi nilai tambah ekonomi yang tinggi.

Advertisements

Menurutnya, langkah diversifikasi tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan.

Selain kelapa, PTPN I juga mengembangkan komoditas pala yang akan didukung fasilitas hilirisasi, serta memfasilitasi program kemandirian protein melalui pembangunan peternakan ayam terpadu di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan.

Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri melalui proses industrialisasi.

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa transformasi organisasi yang mengintegrasikan sembilan regional ke dalam satu entitas Supporting Co telah menciptakan skala ekonomi yang lebih besar. Hal ini memungkinkan PTPN I tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai agen pembangunan di sektor pertanian dan perkebunan.

Advertisements

Dalam pengembangan industri kelapa, PTPN I menilai Indonesia memiliki keunggulan global dengan luas lahan mencapai lebih dari 3 juta hektare. Namun, potensi tersebut belum optimal karena masih didominasi penjualan bahan mentah.

Untuk itu, perusahaan merencanakan pembangunan pusat pengolahan kelapa di sejumlah wilayah strategis guna meningkatkan nilai tambah produk.

Di sektor energi, PTPN I juga tengah mengembangkan bioetanol berbasis jagung dan singkong. Selain memanfaatkan pabrik etanol yang telah ada, perusahaan berencana menanam singkong di Lampung sebagai bahan baku energi alternatif.

Dalam menjalankan berbagai program tersebut, PTPN I mengedepankan kolaborasi lintas sektor dengan mengintegrasikan perkebunan rakyat ke dalam rantai pasok industri. Model bisnis inklusif ini diharapkan mampu memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.

Share:
Editor: Taufik Wijaya
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements