Realisasi KUR BRI Regional 05 Bandarlampung Tembus Rp3,57 T

Sektor Pertanian Dominasi Penyaluran
Prima Imansyah Permana - Selasa, 12 Mei 2026 - 21:29 WIB
Regional Micro Banking Head BRI Bandarlampung Rahmad Budi Sulistia saat paparan silaturahmi bersama awak media.
Regional Micro Banking Head BRI Bandarlampung Rahmad Budi Sulistia saat paparan silaturahmi bersama awak media. - Foto Prima Imansyah Permana.

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG  – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Regional 05 Bandarlampung mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp3,57 triliun hingga April 2026. Pembiayaan ini telah disalurkan kepada 66.057 debitur di wilayah Lampung dan Bengkulu.

Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperkuat pemberdayaan UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Regional Micro Banking Head BRI Bandarlampung Rahmad Budi Sulistia mengatakan, penyaluran KUR di wilayah Lampung dan Bengkulu masih didominasi sektor pertanian yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang ekonomi masyarakat.

Dari total penyaluran KUR Mikro BRI, sektor pertanian memperoleh porsi sebesar 58,72 persen atau setara Rp2,09 triliun.

Advertisements

Menurut Rahmad, dominasi sektor pertanian menunjukkan pembiayaan yang disalurkan BRI diarahkan untuk mendukung aktivitas usaha produktif yang berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat dan ketahanan sektor usaha di daerah.

“Melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah,” ujar Rahmad saat paparan silaturahmi bersama awak media.

Rahmad menjelaskan, penyaluran KUR juga menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap agenda pembangunan nasional yang sejalan dengan program Asta Cita pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, pemerataan pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja.

Meski terus memperluas akses pembiayaan, BRI tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan menerapkan aspek transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran kredit.

Advertisements

Menurutnya, hal tersebut penting karena penyaluran KUR berasal dari dana perbankan yang dihimpun dari masyarakat sehingga kualitas kredit harus tetap dijaga secara optimal.

“Ini merupakan bagian dari peran BRI dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM di daerah. Selain memperluas akses pembiayaan, BRI juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui berbagai program pemberdayaan agar UMKM tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mampu tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain penyaluran pembiayaan, BRI Region 5 Bandarlampung juga memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM melalui berbagai program pendampingan dan pengembangan usaha.

Hingga April 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau 561 desa. Sementara program Klasterku Hidupku membina 3.866 klaster usaha di wilayah Lampung dan Bengkulu.

Share:
Editor: Syaiful Mahrum
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements