Ia berharap pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret dengan institusi pendidikan di Mesir.
Senada, Direktur Litbang PPTQ Assahil, Dr. H. Abdurochman, M.Ed., menyoroti pentingnya riset dalam pengembangan pendidikan pesantren.
Menurutnya, kolaborasi internasional dapat memperkaya metodologi pengajaran Alquran sekaligus mengintegrasikan ilmu keislaman dengan ilmu kontemporer.
Forum ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan, tetapi juga membuka peluang penguatan jaringan ulama dan akademisi lintas negara.
Advertisements
Diharapkan, sinergi tersebut mampu melahirkan inovasi pendidikan Islam yang relevan dengan tantangan global. (*)