Pemprov Lampung Kawal Konflik Agraria Tulang Bawang hingga Pemerintah Pusat

Pemprov Fasilitasi Penyelesaian Konflik Lahan
Prima Imansyah Permana - Kamis, 07 Mei 2026 - 21:05 WIB
Dipimpin Sekprov Marindo Kurniawan, Pemprov Lampung bersama sejumlah pihak sepakat membawa penyelesaian konflik agraria di Tulangbawang ke pemerintah pusat agar segera mendapat kepastian hukum.
Dipimpin Sekprov Marindo Kurniawan, Pemprov Lampung bersama sejumlah pihak sepakat membawa penyelesaian konflik agraria di Tulangbawang ke pemerintah pusat agar segera mendapat kepastian hukum. - Foto Prima Imansyah Permana/Radar Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Sementara itu, Kepala Kampung Bakung Udik, Santori, berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar konflik lahan tidak berkepanjangan.

“Kami berharap pemerintah bersama Pak Gubernur bisa segera menyelesaikan persoalan ini agar masyarakat mendapat kepastian,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah pusat segera merespons tuntutan warga terkait pencabutan plang klaim lahan yang berada di wilayah Kementerian Pertahanan.

Menurut Santori, konflik tersebut berdampak terhadap sekitar 5.000 jiwa di tiga kampung. Pemasangan plang klaim lahan disebut mulai terjadi sejak 1 Mei 2026.

Advertisements

Meski begitu, kondisi masyarakat hingga kini masih aman dan kondusif. Sebagian besar warga juga disebut telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM).

Audiensi tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan, di antaranya mendukung penyelesaian konflik agraria secara damai, menolak intimidasi dan kriminalisasi, serta menjaga persatuan masyarakat hingga tercapai kepastian hukum. (pip/c1/abd)

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements