BPS: Persentase Lansia di Lampung Capai 11,39 Persen, Masuki Fase Ageing Population

Jumlah Lansia di Lampung Bertambah
Agung Budiarto - Jumat, 15 Mei 2026 - 21:57 WIB
Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution menyampaikan data persentase penduduk lansia di Lampung yang mencapai 11,39 persen berdasarkan Supas 2025.
Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution menyampaikan data persentase penduduk lansia di Lampung yang mencapai 11,39 persen berdasarkan Supas 2025. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat persentase penduduk lanjut usia
(lansia) di provinsi ini mencapai 11,39 persen berdasarkan hasil Survei Penduduk Antarsensus (Supas)
2025.

Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan angka tersebut mengalami
peningkatan dibandingkan hasil Supas 2020 yang tercatat 9,61 persen.

“Berdasarkan SUPAS 2025, penduduk berusia 60 tahun ke atas di Lampung mencapai 11,39 persen.
Persentase ini meningkat dibandingkan SUPAS 2020 sebesar 9,61 persen,” ujar Ahmadriswan di
Bandarlampung, Selasa.

Ia menjelaskan, meningkatnya persentase penduduk lansia hingga berada di atas 10 persen di
kabupaten dan kota menandakan Provinsi Lampung telah memasuki fase ageing population atau
populasi menua.

Advertisements

Menurut data BPS, Kabupaten Lampung Timur menjadi daerah dengan persentase lansia tertinggi, yakni
mencapai 12,56 persen. Sementara persentase terendah berada di Kabupaten Mesuji sebesar 9,63
persen.

Selain itu, sebagian besar lansia di Provinsi Lampung masih bergantung pada keluarga sebagai sumber
utama pemenuhan kebutuhan hidup. Persentasenya mencapai 48,76 persen.

“Sumber utama pendapatan lansia berikutnya berasal dari pekerjaan sebesar 41,69 persen, dana
pensiun 5,56 persen, jaminan sosial atau bantuan sosial 1,76 persen, tabungan dan investasi 0,85
persen, serta lainnya 1,39 persen,” katanya.

Ahmadriswan menambahkan, meningkatnya jumlah lansia di Lampung juga sejalan dengan
bertambahnya angka harapan hidup masyarakat yang kini mencapai 74 tahun.

Advertisements

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan berbagai kebijakan yang mampu mendukung
lansia tetap sehat, produktif, dan berkualitas di usia lanjut.

“Meski populasi mulai menua, kualitas hidup lansia harus tetap dijaga melalui berbagai kebijakan
pemerintah yang mendukung mereka tetap produktif sesuai bidang masing-masing,” ujarnya.

Ia menilai fase ageing population tidak selalu berdampak negatif. Sebaliknya, kondisi tersebut dapat
membuka peluang baru, termasuk munculnya jenis pekerjaan dan aktivitas ekonomi yang berkaitan
dengan kebutuhan lansia.

“Fase ageing population ini bisa menjadi hal positif karena semakin banyak lansia yang tetap produktif
dan berkualitas,” tandasnya. (ant/c1/abd)

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements