Tenis Meja Jadi Cabor Unggulan Lampung, KONI Dorong Penguatan SDM Pelatih Menuju PON 2028

gambar-user/nz7Q72NpcwwYBAywk3yFKLgNe3YikANiO7u46H2h.jpg
Taufik Wijaya - Sabtu, 06 Jun 2026 - 16:22 WIB
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria bersama jajaran pengurus PTMSI Lampung pada kegiatan Sertifikasi Pelatih Tenis Meja Tingkat Provinsi yang digelar di Hotel POP Bandar Lampung, Sabtu (6/6/2026).
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria bersama jajaran pengurus PTMSI Lampung pada kegiatan Sertifikasi Pelatih Tenis Meja Tingkat Provinsi yang digelar di Hotel POP Bandar Lampung, Sabtu (6/6/2026). - Foto Ist.

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menegaskan bahwa cabang olahraga tenis meja merupakan salah satu andalan daerah dalam perburuan prestasi di tingkat nasional. 
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, saat membuka kegiatan Sertifikasi Pelatih Tenis Meja Tingkat Provinsi yang digelar di Hotel POP Bandar Lampung, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Riagus, prestasi yang diraih tenis meja Lampung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 menjadi bukti bahwa cabang olahraga tersebut memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Pada ajang nasional tersebut, tenis meja berhasil menyumbangkan dua medali emas bagi Lampung.
“Tenis meja saat ini sudah memiliki nama di tingkat nasional. Prestasi dua medali emas pada PON sebelumnya menjadi bukti bahwa cabang olahraga ini merupakan salah satu unggulan Lampung. Karena itu, seluruh insan olahraga harus terus memberikan dukungan dan motivasi agar prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada PON 2028,” ujar Riagus.
Ia mengajak seluruh elemen olahraga, mulai dari pengurus, pembina, pelatih, hingga atlet untuk bersinergi dalam membangun prestasi tenis meja Lampung ke depan.
Menurutnya, keberhasilan atlet tidak terlepas dari peran pelatih yang menjadi ujung tombak pembinaan. Oleh sebab itu, pelaksanaan sertifikasi pelatih yang digelar Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lampung dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga.
“Pelatih merupakan faktor penting dalam proses pembinaan atlet. Saat ini sertifikasi kepelatihan juga menjadi salah satu syarat penting dalam berbagai kejuaraan nasional. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dilakukan,” katanya.
Riagus juga mengapresiasi keseriusan PTMSI Lampung yang menghadirkan instruktur dan pelatih berpengalaman dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional 2028.
“Kami mengapresiasi PTMSI Lampung yang menunjukkan komitmen kuat dalam pembinaan melalui program sertifikasi ini. Langkah ini menunjukkan keseriusan untuk mempersiapkan atlet dan pelatih menuju PON 2028,” tambahnya.
Selain sebagai upaya peningkatan kompetensi pelatih, sertifikasi tersebut juga diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Lampung X yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2026.
Riagus optimistis sinergi antara PTMSI Lampung dan KONI Lampung di bawah kepemimpinan Ketua PTMSI Lampung, Juwita, akan semakin memperkuat pembinaan tenis meja sehingga mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik di tingkat nasional.
“Dengan kolaborasi yang baik antara PTMSI dan KONI, kami berharap tenis meja Lampung dapat terus berkembang dan kembali menjadi penyumbang prestasi bagi daerah pada berbagai ajang nasional mendatang,” pungkasnya. (*)

Share:
Editor: Taufik Wijaya
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements