“Tujuan utamanya mempererat silaturahmi. Selain itu, kami ingin meningkatkan perkembangan tenis meja di Bandar Lampung dan menghimpun komunitas yang selama ini belum terkoordinasi dengan baik,” ujarnya.
Menurut Sutikno, ke depan FK-PTM juga akan membangun komunikasi dan koordinasi dengan organisasi tenis meja resmi guna mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi.
“Memang saat ini fokus kami menghimpun dan mewadahi para penghobi serta komunitas tenis meja terlebih dahulu. Namun arahnya tetap menuju pembinaan prestasi,” katanya.
Ketua Pelaksana, Joko Pratiknyo menjelaskan pertandingan diikuti 64 pasangan peserta yang dibagi ke dalam beberapa grup pada babak penyisihan. Dua pasangan terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak berikutnya yang menggunakan sistem gugur.
Untuk meningkatkan semangat peserta, panitia menyiapkan total hadiah jutaan rupiah. Juara pertama akan menerima hadiah Rp4 juta, juara kedua Rp2 juta, juara ketiga dan keempat masing-masing Rp1 juta, sedangkan peringkat lima hingga delapan memperoleh hadiah Rp500 ribu.
Selain uang pembinaan, panitia juga menyediakan piala bergilir dan sertifikat bagi para peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam turnamen tersebut.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh dan sponsor, di antaranya Faisol Djausal, Tubagus A. Rif'at, Cakrawan dan Hendi Irawan. (abd)