Menurutnya, hasil sensus akan memberikan gambaran mengenai struktur ekonomi daerah, sektor-
sektor unggulan, tingkat produktivitas usaha, hingga kontribusi masing-masing sektor terhadap
penyerapan tenaga kerja.
“Sensus ekonomi akan membantu pemerintah memahami kekuatan dan tantangan ekonomi Lampung
sehingga kebijakan pembangunan dapat dirancang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ahmadriswan menjelaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 1 Mei hingga 31
Agustus 2026. Dalam periode tersebut, petugas BPS akan melakukan pendataan langsung kepada pelaku
usaha untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi tercatat secara akurat.
Ia juga mengajak masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan pemerintah daerah untuk bersama-
sama menyukseskan sensus yang digelar setiap 10 tahun sekali tersebut.Berita ini telah disusun dengan
format jurnalistik yang lebih padat, menghilangkan pengulangan, serta mempertahankan seluruh
substansi penting dan kutipan utama narasumber. (adpim/c1/abd)