BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen
Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat kolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan
Makanan (POM) Bandarlampung dalam meningkatkan pengawasan obat dan makanan, sekaligus
memperluas layanan publik yang inklusif bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Jihan saat menerima kunjungan kerja jajaran Balai Besar POM
Bandarlampung di ruang kerjanya, Senin (11/5).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda strategis mulai dari penguatan pengawasan
keamanan produk, inovasi pelayanan publik bagi kelompok rentan, hingga pemberdayaan UMKM yang
melibatkan penyandang disabilitas di Provinsi Lampung.
Jihan menegaskan pengawasan obat dan makanan menjadi aspek penting dalam melindungi kesehatan
masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Besar POM perlu terus diperkuat
agar masyarakat memperoleh jaminan atas produk yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.
“Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi Balai Besar POM yang selama ini turut membantu
pemerintah dalam pengawasan obat dan makanan,” ujar Jihan.
Selain pengawasan produk, Jihan juga menyoroti inovasi pelayanan publik Balai Besar POM melalui
program Caring is Love yang menghadirkan layanan ramah bagi kelompok rentan.
Menurutnya, layanan inklusif tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam
mewujudkan pelayanan publik yang humanis dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa
terkecuali.
“Pelayanan publik harus bisa dirasakan semua orang, termasuk kelompok rentan. Inovasi seperti ini
sangat penting untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam mendapatkan layanan,” katanya.
Tak hanya itu, Jihan juga memberikan perhatian terhadap program pemberdayaan UMKM yang
digiatkan Balai Besar POM, khususnya bagi penyandang disabilitas di Lampung.
Program tersebut dinilai menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi kelompok
disabilitas melalui pendampingan usaha, pelatihan, hingga fasilitasi perizinan agar produk yang
dihasilkan memenuhi standar keamanan dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sebagai Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Jihan menegaskan
pemberdayaan penyandang disabilitas merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah yang
inklusif dan berkelanjutan.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung penuh serta memperluas kolaborasi dengan
Balai Besar POM, baik dalam aspek pengawasan obat dan makanan maupun penguatan ekonomi
masyarakat berbasis UMKM inklusif.
