BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan pada 2026.
Dari total 62 ruas jalan yang menjadi target penanganan, sebagian besar pekerjaan telah memasuki tahap kontrak, meski masih ada beberapa ruas yang dalam proses lelang.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan saat ini hanya tersisa tiga ruas yang belum terkontrak, salah satunya ruas Metro–Kotagajah yang masih dalam proses lelang tahap kedua.
“Sebagian besar sudah terkontrak, tinggal tiga ruas lagi. Untuk Metro–Kota Gajah masih tahap lelang kedua dan kita menunggu kontraknya,” ujar Taufiqullah, Rabu 22 April 2026.
Ia menjelaskan, belum dimulainya pengerjaan ruas Metro-Kota Gajah karena proses lelang yang baru rampung.
Meski demikian, Gubernur Lampung tetap berencana meninjau langsung lokasi guna memastikan pekerjaan segera berjalan, mengingat tingginya harapan masyarakat agar jalan tersebut segera diperbaiki pasca-Lebaran.
“Pak Gubernur ingin memastikan pekerjaan segera dilakukan oleh UPTD, supaya masyarakat tidak terlalu lama menunggu,” tambahnya.
Sementara itu, untuk ruas Metro–Wates sepanjang 12 kilometer, perbaikan difokuskan pada titik kerusakan sekitar 2,5 kilometer.
Pada 2026 ini, penanganan dilakukan sepanjang 1,345 kilometer dengan nilai kontrak sekitar Rp14 miliar dari pagu Rp15 miliar.
Pekerjaan tersebut mencakup peningkatan badan jalan lengkap dengan drainase kanan-kiri serta pelebaran.
Dari lebar awal 5 meter, jalan akan diperluas menjadi 6 meter dengan tambahan bahu jalan masing-masing 1 meter, sehingga total lebar mencapai 8 meter.
“Pekerjaan di ruas Metro–Wates sudah terkontrak sejak 1 April dan saat ini sedang berjalan,” jelasnya.
