DPRD Lampung Bakal Sewa 100 Hektare Lahan Pemprov untuk Ketahanan Pangan

Agung Budiarto - Selasa, 28 Apr 2026 - 06:37 WIB
Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar didampingi Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan rencana penyewaan lahan Pemprov untuk mendukung program ketahanan pangan.
Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar didampingi Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan rencana penyewaan lahan Pemprov untuk mendukung program ketahanan pangan. - DOK RADAR LAMPUNG

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDAR LAMPUNGDPRD Lampung berencana menyewa lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung seluas 100 hektare untuk mendukung program ketahanan pangan daerah.

Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengatakan lahan tersebut nantinya akan dikelola untuk pengembangan komoditas pertanian yang menjadi program prioritas pemerintah daerah.

“DPRD akan menyewa sekitar 100 hektare lahan Pemprov. Ini untuk mendukung program ketahanan pangan,” ujar Giri.

Ia menyebut, pemanfaatan lahan tersebut akan disesuaikan dengan program prioritas Gubernur Lampung, seperti pengembangan tanaman tebu atau jagung yang dapat mendukung kebutuhan pangan maupun energi, termasuk bioetanol.

Advertisements

Menurutnya, pengelolaan lahan akan melibatkan konstituen sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Misalnya nanti untuk bioetanol, kita bisa tanam tebu atau jagung. Yang mengelola bisa dari konstituen,” jelasnya.

Giri juga mengungkapkan bahwa rencana tersebut telah dikoordinasikan dengan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dan dalam waktu dekat diharapkan dapat direalisasikan.

Di sisi lain, DPRD Lampung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap realisasi anggaran tahun 2026.

Advertisements

Menurut Giri, pengawasan dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran serta sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Evaluasi kita lakukan tiap triwulan, melihat sejauh mana penyerapan anggaran dan dampaknya bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, DPRD mendorong agar anggaran difokuskan pada program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal daerah.

“Kegiatan yang kurang urgen kita minta ditunda. Kita harus menyesuaikan dengan kondisi fiskal, apalagi situasi global juga tidak menentu,” ujarnya.

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements