HKQK XVIII PPTQ Assahil, 11 Santri Bilhifzhi dan 200 Khotimin Rayakan Khataman Alquran dan Kitab

gambar-user/nz7Q72NpcwwYBAywk3yFKLgNe3YikANiO7u46H2h.jpg
Taufik Wijaya - Minggu, 21 Jun 2026 - 16:13 WIB
Pondok Pesantren Tahfizh Qur'an (PPTQ) Assahil menggelar Haflatu Khotmil Qur'an wal Kutub (HKQK) XVIII, Sabtu 20 Juni 2026.
Pondok Pesantren Tahfizh Qur'an (PPTQ) Assahil menggelar Haflatu Khotmil Qur'an wal Kutub (HKQK) XVIII, Sabtu 20 Juni 2026. - Foto Ist.

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

LAMPUNG TIMUR – Suasana khidmat sekaligus penuh kebahagiaan mewarnai pelaksanaan Haflatu Khotmil Qur'an wal Kutub (HKQK) XVIII Pondok Pesantren Tahfizh Qur'an (PPTQ) Assahil, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang digelar di kompleks pesantren di Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Waway Karya, Lampung Timur, itu menjadi puncak apresiasi atas capaian para santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Alquran maupun kajian kitab-kitab keislaman.
Tahun ini, sebanyak 11 santri bilhifzhi dan sekitar 200 khotimin mengikuti prosesi khataman yang menjadi tradisi tahunan pesantren. Acara tersebut dihadiri ribuan jamaah yang datang dari berbagai daerah, mulai dari unsur pemerintah, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, akademisi, wali santri, hingga masyarakat umum pecinta Alquran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Pengasuh PPTQ Assahil, Gus Muhammad Latif Mukti, Lc., M.A. Dalam pesannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan para santri menuntaskan proses pembelajaran yang telah ditempuh dengan penuh kesungguhan.
Menurutnya, keberhasilan mengkhatamkan Alquran dan kitab bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu di tengah masyarakat.
"Semoga para santri yang hari ini diwisuda menjadi generasi Qur'ani yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan," ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Apresiasi juga disampaikan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Kepala Bidang PAPKI, H. Indra Jaya, S.Ag., M.A., yang hadir mewakili Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. Ia menilai keberadaan PPTQ Assahil telah memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi penghafal Alquran sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan di daerah.
Menurutnya, sinergi antara pesantren dan pemerintah perlu terus diperkuat agar lahir lebih banyak sumber daya manusia yang memiliki kedalaman ilmu agama sekaligus karakter kebangsaan yang kuat.
Puncak acara diisi tausiyah kebangsaan dan keagamaan oleh Prof. Dr. Said Agil Husin Al Munawar, M.A., Menteri Agama Republik Indonesia periode 2001-2004. Kehadiran tokoh nasional tersebut menjadi magnet tersendiri bagi para peserta yang memadati lokasi kegiatan.
Selain pengajian dan prosesi khataman, HKQK XVIII juga menghadirkan nuansa religius melalui penampilan Cak Rozi, munsyid dan pelantun shalawat banjari asal Jawa Timur yang menghibur sekaligus mengajak jamaah memperbanyak kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Salah satu momen yang paling dinanti adalah pengumuman Khotimin Terbaik HKQK XVIII. Penghargaan tertinggi tahun ini berhasil diraih Naufal Khalish Sofian. Atas prestasinya, ia memperoleh hadiah umrah yang diberikan langsung oleh keluarga besar Ndalem PPTQ Assahil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian akademiknya.
Pelaksanaan HKQK XVIII kembali menegaskan komitmen PPTQ Assahil dalam melahirkan generasi Qur'ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan dan pemahaman kitab, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum syiar Islam yang mempererat hubungan antara pesantren, masyarakat, dan berbagai elemen bangsa. (*)

Share:
Editor: Taufik Wijaya
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements