Lampung Tengah mengalami pertumbuhan 30 persen untuk kendaraan roda dua dan 12 persen pada
roda empat.
Lampung Timur menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 28 persen pada
kendaraan roda dua dan 67 persen pada roda empat.
Lampung Utara juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 23 persen pada kendaraan roda dua dan
41 persen pada kendaraan roda empat.
Mesuji mencatat pertumbuhan 43 persen untuk kendaraan roda dua dan 26 persen pada kendaraan
roda empat.
Kota Metro mengalami kenaikan 21 persen pada kendaraan roda dua dan 46 persen pada kendaraan
roda empat.
Pesawaran mencatat pertumbuhan 19 persen pada kendaraan roda dua. Namun, penjualan kendaraan
roda empat justru turun 14 persen.
Pesisir Barat masih mengalami kontraksi pada kendaraan roda dua sebesar 18 persen, sementara
kendaraan roda empat tetap tumbuh 20 persen.
Pringsewu membukukan kenaikan 14 persen pada kendaraan roda dua dan 37 persen pada kendaraan
roda empat.
Tanggamus relatif stagnan pada kendaraan roda dua dengan pertumbuhan 0 persen, sedangkan
kendaraan roda empat naik 21 persen.
Tulang Bawang mencatat pertumbuhan 30 persen pada kendaraan roda dua dan 25 persen pada
kendaraan roda empat.
Tulang Bawang Barat menjadi daerah dengan pertumbuhan kendaraan roda empat tertinggi di
Lampung, mencapai 87 persen. Sementara kendaraan roda duanya meningkat 39 persen.
Way Kanan mencatat pertumbuhan 2 persen pada kendaraan roda dua, sedangkan kendaraan roda
empat melonjak hingga 68 persen, menjadikannya salah satu daerah dengan pertumbuhan tertinggi.