PDIP Respons Santai Klaim PSI soal Jateng Jadi ‘Kandang Gajah’, Said Abdullah: Siapa yang Bikin Hoaks?

Agung Budiarto - Selasa, 07 Jul 2026 - 22:01 WIB
Ketua DPP PDIP Said Abdullah menepis klaim PSI yang menyebut Jawa Tengah akan menjadi “kandang gajah”. Pengamat politik menilai dominasi PDIP di provinsi tersebut masih sulit digoyahkan. -
Ketua DPP PDIP Said Abdullah menepis klaim PSI yang menyebut Jawa Tengah akan menjadi “kandang gajah”. Pengamat politik menilai dominasi PDIP di provinsi tersebut masih sulit digoyahkan. - - IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

“Hubungan Jokowi dengan calon pemilih lebih bersifat sesaat. Pemilih dapat berpindah dukungan ketika mereka tidak lagi memperoleh manfaat ekonomi,” katanya.

Sebaliknya, Megawati dinilai memiliki basis dukungan yang dibangun melalui jaringan ideologis dan kultural PDIP yang telah mengakar sejak era Orde Baru.

“Pendekatan Megawati menciptakan hubungan yang kuat dengan massa pendukungnya. Hal itu menghasilkan pendukung yang militan,” ujarnya.

Atas dasar itu, Jamiluddin menilai pengaruh Jokowi yang bersifat populis masih belum mampu menggeser dominasi politik PDIP di Jawa Tengah.

Advertisements

Selain faktor tersebut, ia juga menyoroti hasil Pemilu Legislatif 2024 sebagai indikator kekuatan partai di daerah itu.

Menurutnya, PSI hanya memperoleh dua kursi di DPRD Jawa Tengah, sedangkan PDIP berhasil meraih 33 kursi.

“PSI hanya memperoleh dua kursi, sementara PDIP menyabet 33 kursi,” katanya.

Ia menilai raihan kursi yang minim menunjukkan PSI masih menghadapi tantangan besar untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai basis politiknya, meski pada Pemilu 2024 telah mendapat efek kedekatan dengan Jokowi yang saat itu masih menjabat sebagai presiden.

Advertisements

“Jokowi saat itu masih memiliki modal politik, modal ekonomi, dan modal sosial. Namun, perolehan kursi PSI di DPRD Jawa Tengah tetap sangat sedikit,” pungkasnya. (jpnn/abd)

 

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements