Kekhawatiran yang disampaikan Nadella sebenarnya sudah lama berkembang di kalangan Silicon Valley.
Sejumlah investor teknologi, termasuk Jason Calacanis, hingga Alex Karp sebelumnya telah memperingatkan model AI proprietary dapat menjadi semacam kuda Troya.
Maksudnya, ketika perusahaan menggunakan layanan AI dari laboratorium besar seperti OpenAI maupun Anthropic, penyedia model tersebut secara bertahap memperoleh akses terhadap informasi bisnis paling sensitif milik pelanggan.
Pengetahuan itu kemudian berpotensi dimanfaatkan untuk mengembangkan produk atau layanan yang pada akhirnya bersaing dengan perusahaan pengguna sendiri.
Meski Nadella tidak secara langsung menyebut model open source sebagai solusi, banyak pihak menilai hal tersebut menjadi pesan tersirat dari pernyataannya.
Semakin banyak perusahaan besar mulai menjalankan model AI open source di infrastruktur mereka sendiri atau secara on-premises, sehingga seluruh data tetap berada di lingkungan internal perusahaan.
