Syaiful Mahrum - Selasa, 14 Jul 2026 - 19:16 WIB
CEO Microsoft Satya Nadella.
CEO Microsoft Satya Nadella. - Foto Jason Redmond/AP

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Pendiri sekaligus CEO Solo.io Idit Levine mengatakan tren tersebut kini semakin terlihat di kalangan pelanggannya. Menurutnya, banyak perusahaan awalnya bereksperimen menggunakan model AI proprietary.

 

Advertisements

Namun setelah memahami risiko dan biaya yang muncul, mereka mulai mempertimbangkan model open source.

 

"Bisakah saya mengambil model open source dan menjalankannya secara on-prem? Model itu mampu melakukan hampir 90% dari apa yang dilakukan model besar dengan biaya yang jauh lebih murah. Mereka memahaminya, dan mereka dapat mengendalikannya," kata Levine.

 

Advertisements

Solo.io merupakan perusahaan pengembang perangkat lunak jaringan dan keamanan yang membantu organisasi mengelola sistem AI.

 

Teknologinya dipilih sebagai fondasi project agentgateway milik Linux Foundation, sementara pelanggannya mencakup perusahaan besar seperti T-Mobile, ADP, dan SAP.

 

Advertisements

Levine meyakini penggunaan model open source yang dijalankan secara lokal akan menjadi gelombang besar berikutnya dalam adopsi AI perusahaan.

 

Tren serupa juga terlihat pada Vercel dan OpenRouter, dua perusahaan yang menyediakan layanan pengalihan model AI. Keduanya melaporkan lonjakan penggunaan model open source.

Share:
Editor: Syaiful Mahrum
Source: https://www.beritasatu.com/
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements