PDIP Ancam Sanksi Kader yang Terlibat Proyek MBG, Akan Kirim Surat Kedua ke BGN

Bakal Kirim Surat Lanjutan ke BGN
Agung Budiarto - Selasa, 21 Jul 2026 - 23:43 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partainya akan kembali mengirim surat kepada Badan Gizi Nasional dan menjatuhkan sanksi jika ditemukan kader yang terlibat dalam proyek Makan Bergizi Gratis.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partainya akan kembali mengirim surat kepada Badan Gizi Nasional dan menjatuhkan sanksi jika ditemukan kader yang terlibat dalam proyek Makan Bergizi Gratis. - foto DOK DISWAY

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Advertisements

Sebagai partai berwatak kerakyatan, PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap program negara yang bersumber dari uang rakyat agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Dalam instruksi itu, seluruh kader diminta aktif melakukan pengawasan di daerah masing-masing. 

Mereka juga diwajibkan menjaga integritas serta memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan dalam proses distribusi maupun pelaksanaan program.

Tak hanya itu, DPP secara tegas melarang kader memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Advertisements

“Dilarang keras, baik secara langsung maupun tidak langsung, memanfaatkan Program MBG untuk mencari keuntungan finansial atau bentuk manfaat material lainnya,” bunyi instruksi tersebut.

Pelanggaran terhadap perintah ini akan dipandang sebagai pelanggaran disiplin partai dan dapat dikenakan sanksi organisasi sesuai aturan internal yang berlaku.

Instruksi tersebut ditutup dengan penegasan agar seluruh kader menjalankan arahan DPP secara penuh tanggung jawab dan disiplin sebagai bentuk loyalitas terhadap garis perjuangan partai dan kepentingan rakyat.

Terbitnya instruksi ini menjadi sinyal bahwa PDI Perjuangan ingin memastikan pelaksanaan Program MBG benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, tanpa dicederai praktik penyimpangan yang berpotensi merugikan negara dan publik luas.  (beritasatu/disway/abd)

Advertisements

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements