Semoga setiap langkah kecilmu selalu dijaga Allah SWT. Semoga tumbuh sehat, cerdas, berakhlak mulia, mencintai Al-Qur'an, menghormati kedua orang tua, menyayangi sesama, serta kelak menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.
Terima kasih telah mengajarkan kami bahwa kebahagiaan ternyata sangat sederhana, cukup melihat senyum dan tawamu setiap pagi.
Dan pada Hari Anak Nasional ini, semoga bukan hanya Faqih yang berbahagia. Semoga seluruh anak Indonesia memperoleh hak yang sama untuk tumbuh, bermain, belajar, bermimpi, dan dicintai.
Karena pada akhirnya, kualitas sebuah bangsa tidak hanya diukur dari gedung-gedung yang menjulang tinggi atau angka pertumbuhan ekonominya.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga anak-anaknya, mendengar suara mereka, serta memberikan ruang agar mereka tumbuh menjadi manusia seutuhnya.
Selamat Hari Anak Nasional.
Selamat ulang tahun ketiga, Uwais Faqih Al-Ghifari.
Semoga kelak, ketika dewasa nanti, faqih dapat berkata dengan bangga bahwa masa kecilmu dipenuhi cinta, doa, dan kenangan indah dari rumah yang selalu memelukmu.
Salam cinta dari papa dan mama. (*)
