Menkeu Bantah Isu Dana BoP Indonesia Mengalir ke Israel

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi kabar yang menyebut dana bantuan untuk Gaza melalui skema Board of Peace (BoP)
Rizky Panchanov - Rabu, 22 Apr 2026 - 21:04 WIB
BERI PERNYATAAN: Menkeu membantah Indonesia membayar BoP. Indonesia hanya bersedia mengirim pasukan perdamaian.
BERI PERNYATAAN: Menkeu membantah Indonesia membayar BoP. Indonesia hanya bersedia mengirim pasukan perdamaian. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

JAKARTA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi kabar yang menyebut dana bantuan untuk Gaza melalui skema Board of Peace (BoP) senilai sekitar Rp263,5 triliun dialihkan kepada Israel.

Isu tersebut juga menyeret nama Indonesia sebagai salah satu pihak dalam BoP yang disebut-sebut berkontribusi hingga Rp17 triliun. Namun, Purbaya dengan tegas membantah klaim tersebut.

Ia menegaskan pemerintah Indonesia tidak pernah menyatakan komitmen untuk menyetor dana dalam program BoP, apalagi jika dana itu dikaitkan dengan bantuan kepada Israel.

“Presiden sudah menegaskan, kita belum pernah memiliki komitmen untuk membayar,” ujar Purbaya kepada awak media di lingkungan Kementerian Keuangan, Selasa (21/4).

Advertisements

Menurutnya, sejak awal keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut, Presiden Prabowo Subianto hanya menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam bentuk pengiriman pasukan perdamaian, bukan dukungan finansial.

“Komitmen kita sebatas pengiriman pasukan, tidak ada kewajiban pendanaan. Terlebih jika dikaitkan dengan Israel, itu jelas tidak benar,” katanya.

Purbaya juga menambahkan hingga kini dirinya tidak pernah menerima instruksi langsung dari Presiden terkait penyediaan anggaran untuk BoP.

“Saya tidak pernah mendapat arahan untuk menyiapkan dana BoP. Presiden juga sudah menyampaikan bahwa Indonesia tidak pernah berjanji soal itu,” tegasnya.

Advertisements

Ia menilai posisi Indonesia dalam forum tersebut tetap konsisten, yakni mendukung kepentingan rakyat Palestina.

Sementara itu, muncul kabar Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diduga mengalihkan dana bantuan untuk Gaza sebesar US$17 miliar atau setara Rp263,5 triliun kepada Israel.

Pengalihan ini disebut berkaitan dengan dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya tensi antara Iran dan Amerika Serikat. Dana yang semula dialokasikan untuk rekonstruksi Gaza itu pun dikabarkan berubah arah penggunaannya.(nca)

Share:
Editor: Rizky Panchanov
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements