JAKARTA – Setelah melalui persaingan panjang, Manchester City akhirnya sukses mengambil alih posisi teratas klasemen dari Arsenal. Kepastian itu diraih usai kemenangan tipis 1-0 atas Burnley dalam laga pekan ke-34 Premier League, Kamis pagi WIB, 23 April 2026.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Erling Haaland saat laga baru berjalan lima menit. Tambahan tiga poin membuat City menyamai koleksi angka Arsenal, yakni 70 poin, serta memiliki selisih gol identik (+37). Namun, City berhak memuncaki klasemen karena unggul produktivitas gol, 66 berbanding 63.
Gol cepat Haaland sempat memberi kesan bahwa City akan meraih kemenangan mudah. Namun kenyataannya, mereka justru kesulitan menambah keunggulan meski terus mendominasi permainan.
Penampilan gemilang kiper Burnley, Martin Dubravka, menjadi salah satu faktor utama. Ia berulang kali melakukan penyelamatan penting yang menggagalkan peluang-peluang emas City.
Pelatih City, Pep Guardiola, mengakui timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Dalam pernyataannya kepada BBC, ia menyebut gol kedua akan membuat tim bermain lebih tenang.
Meski begitu, Guardiola tetap mengapresiasi kinerja anak asuhnya. Ia menegaskan tidak ada alasan untuk merasa frustrasi karena target utama, yakni kemenangan, berhasil diraih.
Sejak menit awal, City langsung tampil menekan. Kombinasi permainan cepat dari Bernardo Silva dan Antoine Semenyo sempat membuka ruang bagi Rayan Cherki, meski peluang tersebut masih bisa digagalkan Dubravka.
Gol penentu lahir dari skema serangan cepat. Jeremy Doku merebut bola di lini tengah dan mengirim umpan terobosan matang kepada Haaland. Dengan kecepatan dan ketenangan, striker asal Norwegia itu sukses menaklukkan Dubravka lewat sontekan cerdik. Gol tersebut menjadi koleksi ke-24 Haaland musim ini di Premier League.
Setelah unggul, City tetap mengontrol permainan dengan penguasaan bola di atas 60 persen. Beberapa peluang kembali tercipta melalui Cherki, Nico O’Reilly, dan Bernardo Silva, namun belum membuahkan hasil tambahan.
Memasuki babak kedua, dominasi City berlanjut, tetapi penyelesaian akhir menjadi kendala. Haaland hampir menggandakan keunggulan, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang.
Sementara itu, Burnley tidak tinggal diam. Mereka sesekali keluar dari tekanan dan mencoba membangun serangan balik. Lyle Foster sempat memperoleh peluang, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan. Meski hanya menang tipis, hasil ini cukup bagi Manchester City untuk menggeser Arsenal dari puncak klasemen dan memperbesar peluang mereka dalam perburuan gelar musim ini.(nca)
