BANDAR LAMPUNG – Hobi yang ditekuni dengan serius mampu membuka peluang usaha. Hal itu dibuktikan Siti Annisa Nurjanah (24), warga Keteguhan, Telukbetung Timur, Bandar Lampung, yang berhasil mengembangkan hobi merajutnya menjadi bisnis kreatif bertajuk “Koka Crochet”.
Baginya, merajut bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang, tetapi juga sarana belajar kesabaran dan ketekunan.
“Merajut mengajarkan saya sabar dan tekun, karena semua prosesnya dilakukan manual dan berulang,” ujarnya.
Annisa mengaku mulai mengenal rajut sejak pandemi Covid-19. Saat aktivitas terbatas dan rasa bosan melanda, ia mencoba hal baru setelah melihat konten kreator rajut di media sosial.
Dari situ, ketertarikannya tumbuh hingga akhirnya menjadikan merajut sebagai hobi.
“Awalnya hanya untuk mengisi waktu, tapi ternyata saya merasa menemukan hobi baru yang menyenangkan,” katanya.
Kemampuan merajut Annisa didapat secara otodidak. Ia memanfaatkan berbagai sumber belajar seperti video tutorial di YouTube dan TikTok, hingga e-book gratis.
Untuk meningkatkan keterampilan, ia terus mencoba membuat berbagai bentuk rajutan dengan teknik berbeda.
“Saya terus mencoba hal baru supaya skill semakin berkembang,” ungkapnya.
Meski tidak merajut setiap hari, Annisa tetap konsisten menekuni hobinya. Ia biasanya merajut saat akhir pekan atau di sela waktu luang.
Dalam sekali proses, waktu yang dibutuhkan bergantung pada tingkat kesulitan produk.
“Kalau yang kecil dan sederhana, dua jam bisa jadi sekitar 10 buah. Tapi kalau karakter besar dan rumit bisa sampai 6–8 jam,” jelasnya.
