BANDAR LAMPUNG — Di tengah ratusan jamaah haji yang bersiap berangkat ke Tanah Suci, sosok remaja perempuan tampak mencuri perhatian.
Umurnya baru 15 tahun, tetapi langkahnya mantap menapaki perjalanan spiritual yang menjadi impian jutaan umat Islam di dunia.
Ia adalah Aqila Anindita Aningtiyas, jamaah haji termuda asal Kabupaten Pringsewu yang tergabung dalam kloter 9.
Di usia yang masih sangat belia, Aqila menjadi bagian dari 5.869 jamaah haji Lampung tahun 2026 yang mulai diberangkatkan dari Asrama Haji Rajabasa, Bandarlampung.
Suasana haru menyelimuti pelepasan kloter pertama, Minggu (26/4). Tangis keluarga, doa yang dipanjatkan, serta harapan akan perjalanan ibadah yang lancar berpadu dalam satu kejadian yang khidmat.
Di antara jemaah lansia yang sebagian besar telah menunggu puluhan tahun, kehadiran Aqila menjadi gambaran lain, bahwa panggilan ke Tanah Suci bisa datang lebih cepat dari yang dibayangkan.
Keberangkatan Aqila bukan hanya perjalanan biasa. Di usianya yang masih duduk di bangku remaja, ia harus menyesuaikan diri dengan ritme ibadah yang padat, kondisi cuaca ekstrem, hingga perjalanan panjang lintas negara.
Namun semangatnya tak surut. Ia menjadi harapan sekaligus bukti bahwa kesempatan berhaji tidak mengenal batas usia.
Di sisi lain, jemaah tertua tahun ini tercatat berusia 95 tahun, yakni Tusiyem Karto Wiyono asal Lampung Timur. Rentang usia yang terpaut delapan dekade ini menggambarkan luasnya jemaah haji Lampung tahun ini.
Sementara, Sebanyak 445 jamaah haji kloter pertama Provinsi Lampung resmi dilepas menuju Tanah Suci dalam prosesi yang digelar di Asrama Haji Rajabasa, Bandarlampung, Minggu (26/4) pagi.
Pelepasan kloter JKG 07 yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur Lampung.
Kemudian, Dirjen Bina Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Puji Raharjo, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung Ansori F Citra, Sekretaris Provinsi Lampung, serta unsur Forkopimda.
