Disdikbud juga meminta seluruh kepala sekolah dan guru di sekolah penerima untuk memberikan pendampingan khusus kepada siswa eks SMA Siger.
Pendampingan tersebut dinilai penting karena para siswa sedang berada dalam fase transisi yang tidak mudah.
Selain persoalan adaptasi akademik, kekhawatiran lain yang sempat muncul adalah soal biaya pendidikan.
Namun, Pemprov Lampung memastikan orang tua siswa tidak akan dibebani biaya tambahan akibat perpindahan sekolah tersebut.
Thomas menegaskan pemerintah siap menanggung kebutuhan pendidikan siswa hingga mereka dapat menyelesaikan sekolah dengan baik.
Bahkan, pemprov membuka peluang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandarlampung untuk memastikan seluruh kebutuhan siswa terpenuhi.
"Yang penting mereka tetap sekolah. Soal biaya jangan sampai menjadi beban bagi orang tua. Kami siap membantu semaksimal mungkin," tegasnya. (pip/c1/yud)