Polda Metro Selidiki Kematian Sutrimo, Dalami Rekam Medis dan Kronologi Peristiwa

Polisi Minta Publik Tidak Berspekulasi
Agung Budiarto - Minggu, 26 Jul 2026 - 20:52 WIB
Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab kematian Sutrimo dengan memeriksa rekam medis, saksi, serta kronologi sebelum korban ditemukan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab kematian Sutrimo dengan memeriksa rekam medis, saksi, serta kronologi sebelum korban ditemukan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. - FOTO Disway

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Advertisements

"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," ujarnya.

 

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi selama proses penyelidikan masih berlangsung.

 

Advertisements

"Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan lebih lanjut secara proporsional setelah diperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," tegas Budi.

 

Sementara itu, di media sosial beredar berbagai informasi mengenai kronologi sebelum korban ditemukan. Salah satunya menyebut korban sempat menghubungi kerabat karena mengeluhkan kondisi kesehatannya.

 

Advertisements

Unggahan tersebut juga memuat sejumlah klaim, antara lain mengenai kondisi korban saat ditemukan, proses evakuasi menggunakan ambulans, keberadaan beberapa orang yang mengantar korban ke rumah sakit, hingga keterangan dari pihak keluarga terkait barang pribadi korban.

 

Namun, seluruh informasi yang beredar di media sosial tersebut masih berupa klaim dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Polisi menegaskan seluruh informasi itu masih akan diverifikasi dalam proses penyelidikan.

 

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements