BMKG: Lampung Masuki Puncak Kemarau, Suhu Berpotensi Capai 35 Derajat Celsius

Waspada, Lampung Fase Kritis Kemarau!
gambar-user/tos8BSMzgVDyGkgSAXaK3yCEyDOV9SRwQVlB70iB.webp
Melida Rohlita - Rabu, 29 Jul 2026 - 19:34 WIB
BMKG memperkirakan suhu udara di Lampung mencapai 35 derajat Celsius saat puncak musim kemarau, disertai meningkatnya hari tanpa hujan di sejumlah wilayah.
BMKG memperkirakan suhu udara di Lampung mencapai 35 derajat Celsius saat puncak musim kemarau, disertai meningkatnya hari tanpa hujan di sejumlah wilayah. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Advertisements

 

Selain meningkatnya suhu, BMKG juga mencatat sejumlah wilayah telah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari satu bulan. Berdasarkan data Stasiun Klimatologi Lampung pada Dasarian II Juli 2026, terdapat 10 titik pengamatan yang masuk kategori HTH panjang hingga sangat panjang.

 

Periode tanpa hujan terlama, yakni 35 hari, terjadi di Pos Karang Brak, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, serta Pos Rejo Mulyo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro.

Advertisements

 

Selanjutnya, Pos Kebun Dalam di Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, dan Pos Buana Sakti di Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, masing-masing mencatat 34 hari tanpa hujan.

 

Sementara itu, Pos Tanjung Ratu di Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, dan Pos AAWS Pringsewu di Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, telah mengalami 32 hari tanpa hujan. Pos Pasar Minggu di Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, tercatat mengalami 30 hari tanpa hujan.

Advertisements

 

"Wilayah lainnya yang juga mengalami periode kering cukup panjang yakni Pos Pemerihan di Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, dan Pos Panaragan Jaya di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, masing-masing selama 29 hari," jelas Helena.

 

Selain itu, Pos Mulyo Rejo I di Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, telah mengalami 28 hari tanpa hujan.

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements