BMKG: Lampung Masuki Puncak Kemarau, Suhu Berpotensi Capai 35 Derajat Celsius

Waspada, Lampung Fase Kritis Kemarau!
gambar-user/tos8BSMzgVDyGkgSAXaK3yCEyDOV9SRwQVlB70iB.webp
Melida Rohlita - Rabu, 29 Jul 2026 - 19:34 WIB
BMKG memperkirakan suhu udara di Lampung mencapai 35 derajat Celsius saat puncak musim kemarau, disertai meningkatnya hari tanpa hujan di sejumlah wilayah.
BMKG memperkirakan suhu udara di Lampung mencapai 35 derajat Celsius saat puncak musim kemarau, disertai meningkatnya hari tanpa hujan di sejumlah wilayah. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Sedikitnya 600 jiwa atau sekitar 150 kepala keluarga (KK) di Perumahan Alam Asri RT 1, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, mengalami kesulitan memperoleh air bersih setelah sumur yang selama ini menjadi sumber air utama mengering.

Advertisements

 

Kondisi tersebut memaksa warga menghemat penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya. Menurunnya debit air sumur juga mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Lampung, Muhammad Fareza Revanza, mengatakan kejadian di Kecamatan Panjang merupakan satu dari enam laporan kekeringan yang diterima BPBD selama musim kemarau tahun ini.

Advertisements

 

"Untuk saat ini ada enam laporan kekeringan. Semuanya berasal dari Bandar Lampung. Empat laporan berkaitan dengan gangguan teknis layanan PDAM, sedangkan dua laporan lainnya disebabkan sumur warga mengering," kata Fareza, Selasa (28/7).

 

Ia menjelaskan, selain di Kecamatan Panjang, BPBD juga menerima laporan kekeringan di Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, pada 5 Juni 2026. Saat itu, empat kepala keluarga atau 14 jiwa mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat sumur mengering yang diperparah oleh terganggunya layanan air bersih.

Advertisements

 

Menurut Fareza, hingga kini laporan resmi mengenai kekeringan baru berasal dari Kota Bandar Lampung. Namun, pihaknya telah menerima informasi bahwa debit air sumur di sejumlah daerah lain di Provinsi Lampung mulai mengalami penurunan.

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements