JAKARTA — Ini jelas bukan 2024. Remontada yang dinanti Real Madrid tak kunjung terwujud.
Bukannya membalikkan keadaan, Los Blancos julukan Real Madrid justru tumbang 3-4 dari Bayern Munchen pada leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis dini hari, 16 April 2026.
Bermain di Allianz Arena, hasil tersebut membuat Madrid harus angkat koper dengan agregat 4-6.
Pasalnya, pada pertemuan pertama di Bernabeu, mereka sudah lebih dulu kalah 1-2.
Yang paling menyakitkan, kekalahan itu terjadi dalam rentang tiga menit terakhir pertandingan.
Hingga menit ke-86, Madrid masih memimpin 3-2 berkat dua gol Arda Güler serta satu gol Kylian Mbappé. Sementara gol Bayern disumbangkan Aleksandar Pavlović dan Harry Kane.
Pada fase itu, agregat masih imbang 4-4. Skuad asuhan Álvaro Arbeloa masih membuka peluang untuk memaksakan laga ke perpanjangan waktu, bahkan adu penalti. Namun semua berubah drastis di menit ke-87.
Eduardo Camavinga yang baru dimainkan di paruh kedua justru menerima kartu kuning kedua.
Bukan karena pelanggaran keras terhadap Kane, melainkan akibat dianggap mengulur waktu. Madrid pun harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimaksimalkan Bayern.
Luis Díaz mencetak gol penyama lewat sepakan melengkung yang sempat berubah arah, sebelum Michael Olise memastikan kemenangan lewat gol indah di penghujung laga.
"Aku sedih Madrid gagal meraih gelar ke-16 musim ini, tetapi tetap bangga dengan perjuangan tim. Kerja keras dan semangat mereka sudah maksimal,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers.
