BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan konektivitas
penerbangan internasional melalui pengembangan rute penerbangan langsung Lampung–Kuala Lumpur
(KL) bersama maskapai TransNusa.
Langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas transportasi udara, tetapi juga
membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan ke Lampung, mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah, serta memperluas potensi investasi dan sektor strategis lainnya.
Hal itu disampaikan dalam rapat peningkatan konektivitas penerbangan bersama TransNusa yang
berlangsung di ruang kerja Gubernur Lampung, Selasa (12/5).
Dalam kesempatan tersebut, Chief Executive Officer (CEO) TransNusa, Dato Bernard, menyampaikan
apresiasi atas silaturahmi bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan menilai potensi hubungan wisata
antara Lampung dan Malaysia sangat prospektif.
Menurutnya, kebutuhan penerbangan langsung dari Lampung menuju Kuala Lumpur cukup besar.
Selama ini, sebagian besar masyarakat Lampung yang bepergian ke Malaysia masih harus transit melalui
Jakarta.
“Kami juga melihat potensi wisatawan dari Malaysia ke Lampung cukup besar. Begitu juga masyarakat
Lampung yang bepergian ke Malaysia cukup tinggi. Karena itu, TransNusa melihat ini sebagai peluang,”
ujarnya.
Dato Bernard mengatakan pihaknya akan melakukan kajian mendalam agar penerbangan rute tersebut
dapat berjalan optimal.
“Kami akan membuat studi untuk membina sektor wisata dan sektor lainnya, baik dari Malaysia ke
Lampung maupun sebaliknya,” katanya.
Ia menambahkan, apabila minat masyarakat terhadap rute tersebut tinggi, maka penerbangan akan
dibuka tiga kali dalam sepekan. Frekuensi penerbangan juga dapat ditingkatkan menjadi setiap hari
apabila permintaan pasar terus meningkat.
“Ke depan, kami berupaya menghadirkan tiga kali penerbangan dalam seminggu. Jika permintaannya
bagus, akan kami tingkatkan menjadi setiap hari,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Mirza menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan
penerbangan langsung Lampung–Kuala Lumpur. Menurutnya, selama ini masyarakat Lampung yang
bepergian ke Malaysia masih harus melalui Jakarta.
“Penerbangan Jakarta–Kuala Lumpur kebanyakan juga berasal dari Lampung. Karena itu, kami
mendorong penerbangan langsung ini agar lebih memudahkan masyarakat sekaligus mendukung sektor
pariwisata Lampung,” ujar Gubernur Mirza.
