Hari Kebangkitan Nasional 2026: Menjaga Tunas Bangsa untuk Masa Depan Indonesia

Tunas Bangsa dan Nafas Kebangkitan
Agung Budiarto - Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB
Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. - Foto DISWAY

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Advertisements

Kampus harus menjadi ruang pembinaan kepemimpinan, penguatan etika publik, dan pengembangan
inovasi yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Mahasiswa perlu didorong menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan gagasan kreatif,
inklusif, dan berorientasi pada kemajuan nasional. Semangat kebangkitan nasional harus tercermin
dalam budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berintegritas.

Selain itu, Hari Kebangkitan Nasional juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan di tengah
keberagaman bangsa Indonesia.

Perbedaan suku, agama, budaya, dan pandangan politik tidak boleh menjadi sumber perpecahan,
melainkan harus menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang semakin dewasa dalam
demokrasi dan kehidupan sosial.

Advertisements

Para pendiri bangsa telah memberikan teladan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari persatuan dan
kesediaan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

Nilai tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar Indonesia tetap kokoh menghadapi
berbagai tantangan global.

Lebih jauh, kebangkitan nasional di era saat ini juga berkaitan erat dengan kemandirian ekonomi,
penguasaan teknologi, dan keberanian berinovasi.

Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu berdiri di atas kekuatannya sendiri, mengelola sumber
daya secara bijak, serta menciptakan daya saing global melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi.

Advertisements

Karena itu, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat sipil harus terus
diperkuat guna membangun ekosistem kemajuan yang berkelanjutan.

Indonesia membutuhkan generasi yang adaptif, kreatif, dan memiliki visi masa depan yang kuat.

Semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi energi moral untuk terus bergerak maju sebagai
bangsa yang optimistis.

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements