Lampung Selatan - Kabar mengejutkan mengiringi kematian DE (21) paska menjadi korban penikaman di kawasan BHC, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (27/5/2025) lalu.
Almarhum DE yang sempat disebut-sebut sebagai lelaki, rupanya adalah seorang wanita tulen namun berperilaku seperti pria alias tomboi.
Dari dokumentasi yang diterima, almarhum semasa hidup berpotongan rambut pendek dan mengenakan kaos oblong mirip pria kebanyakan.
Kades Bakauheni, Sukirno membenarkan jika almarhum DE alias E merupakan warga Dusun Muara Piluk Bawah, berjenis kelamin wanita namun dikenal tomboi.
"Iya bang. Si tomboi dikira cowok (korban)," balas Kades, Jumat (29/5).
Usai dinyatakan meninggal dunia di RSUD Abdul Moeloek pada Kamis (28/5) kemarin, jenazah DE diberangkatkan ke rumah duka untuk dikebumikan malam itu juga.
"Sudah, semalam kira-kira jam 22.00 WIB kurang lebihnya," tandas Kades.
Sebelumnya, Humas RSUD Abdul Moeloek, Desy telah mengkonfirmasi, ihwal meninggalnya DE yang teregistrasi masuk ke ruang IGD pada hari Kamis (28/5), sekitar jam 12.43 WIB.
"Kondisi akhir, pasien dinyatakan meninggal pada jam 15.50 WIB dengan diagnosa syok hipovolemik, trauma thorax," jelas Desy.
Sementara, Kepala KSKP Bakauheni Iptu Fransiskus Yepta Terang Ginting menjelaskan, pelaku MA telah diamankan di Mapolsek setempat tak lama setelah kejadian.
"Pelaku MA sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan Polres Lampung Selatan," balas Kapolsek.
Terkini, polisi telah meningkatkan status perkara tersebut ke penyidikan. Lalu, tempat kejadian perkara (TKP) juga sudah dipasangi garis polisi.
