Sementara itu, ketiga tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Salemba Cabang
Kejaksaan Agung dan Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 603 dan Pasal 604 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor
1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Kejagung menegaskan penyidikan masih terus berjalan, termasuk menelusuri yayasan-yayasan yang
diduga terafiliasi dengan para tersangka serta menghitung total kerugian keuangan negara yang
ditimbulkan dalam perkara tersebut.
Sebelumnnya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengatakan perombakan jajaran
Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah yang tepat.
Dudung mengungkapkan perombakan ini sebagai upaya untuk melakukan perbaikan agar BGN
kedepannya lebih transparan.
"Saya punya keyakinan bahwa bapak presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati,
menganalisa, mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau. Sehingga langkah yang tepat, saya
yakin ini untuk perbaikan ke depannya sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel dan betul-
betul keinginan bapak presiden bahwa ini uang rakyat yang harus betul-betul dikawal," kata Dudung di
Kompleks Parlemen, Rabu, 3 Juni 2026.
Eks Kepala Staf Angkatan Darat ini menegaskan Presiden Prabowo menginginkan seluruh anggaran yang
digunakan dalam program strategis nasional benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,
tanpa adanya praktik korupsi maupun penyimpangan.
“Tidak ada terjadinya korupsi, tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan
kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan. Tetapi betul-betul Bapak Presiden
menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat,” tegas Dudung.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu instrumen penting untuk
meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Karena itu, Presiden memberikan perhatian besar terhadap pelaksanaan program tersebut.
“Bapak Presiden ingin sumber daya manusia ke depan ini unggul. Dengan bergizi, anak-anak akan lebih
sehat, lebih pintar," katanya.
Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Keputusan
ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang
baru. Sementara posisi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI
Trenggono.