Tawuran Remaja Pecah Saat Libur Sekolah di Bandar Lampung, Polisi Lakukan Profiling Pelaku

Baku Hantam Menggunakan Bambu Panjang
gambar-user/tos8BSMzgVDyGkgSAXaK3yCEyDOV9SRwQVlB70iB.webp
Melida Rohlita - Minggu, 05 Jul 2026 - 22:01 WIB
Polisi menyelidiki aksi tawuran dua kelompok remaja di kawasan Gudang Lelang, Bandarlampung, yang viral di media sosial dan terekam CCTV.
Polisi menyelidiki aksi tawuran dua kelompok remaja di kawasan Gudang Lelang, Bandarlampung, yang viral di media sosial dan terekam CCTV. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Korban bersama rekannya mendatangi lokasi yang telah ditentukan. Saat bentrokan pecah, pelaku JK
diduga mengayunkan parang ke arah korban hingga mengenai kepala korban.

Usai mengalami luka serius, korban sempat dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Rumah
Sakit Graha Husada. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Advertisements

Kapolresta menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari laporan warga melalui layanan darurat 110
yang menginformasikan adanya aksi tawuran di wilayah Bumi Waras.

Petugas kepolisian kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,
memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar area kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi serta pendalaman rekaman CCTV, identitas pelaku berhasil diketahui.
Selanjutnya pelaku diserahkan oleh pihak keluarga ke Polsek Bumi Waras,” jelasnya.

Dalam proses penyidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang
bergagang kayu dengan panjang sekitar 1,5 meter, pakaian korban yang berlumuran darah serta jaket
yang dikenakan pelaku saat kejadian.

Advertisements

Menurut polisi, pelaku juga telah mengakui perbuatannya saat menjalani pemeriksaan.

Atas kasus tersebut, JK dijerat Pasal 468 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana
dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (mel/c1/abd)

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements