BANDARLAMPUNG – Seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) ditemukan meninggal dunia di
kamar indekosnya yang berada di kawasan Jalan Bumimanti 2, Kecamatan Labuhanratu,
Bandarlampung, Jumat (22/5) malam.
Korban diketahui berinisial KTT (24), mahasiswa Jurusan Perikanan Unila asal Kabupaten Mesuji.
Kasi Humas Polresta Bandarlampung AKP Agustina Nilawati mengatakan jasad korban kali pertama
ditemukan oleh rekan sesama penghuni kos yang merasa curiga karena korban tidak keluar kamar sejak
pagi hingga malam.
“Korban ditemukan meninggal dunia di kamar kos setelah rekan korban merasa curiga karena sejak pagi
korban tidak terlihat keluar kamar,” kata AKP Agustina, Sabtu (23/5).
Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pulang ke kos sekitar pukul 23.50 WIB usai
bermain badminton. Setelah tiba, korban langsung masuk ke kamar dan menutup pintu.
Sekitar pukul 01.00 WIB, saksi yang menempati kamar di sebelah korban mengaku sempat mendengar
suara seperti orang mengalami sesak napas dari dalam kamar korban. Saksi kemudian mengetuk pintu
beberapa kali, namun tidak mendapat jawaban sehingga mengira korban sudah tertidur.
Kecurigaan kembali muncul ketika hingga sore hari korban tak kunjung keluar kamar. Sekitar pukul 18.12
WIB, saksi kembali mengetuk pintu kamar korban, namun tetap tidak ada respons.
Saksi kemudian masuk ke dalam kamar dan mendapati korban dalam posisi terlentang di atas tempat
tidur tanpa mengenakan baju serta masih memakai earphone.
Rekan korban sempat mencoba membangunkan korban, namun tidak ada respons. Setelah diperiksa
lebih lanjut, korban diketahui sudah tidak bernapas dan kondisi tubuhnya telah dingin.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pemilik kos dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Petugas Polsek Kedaton bersama Tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung mendatangi lokasi guna
melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban
maupun barang milik korban yang hilang.
