Lampung-Banten Siap Jadi Tuan Rumah PON 2032, Mirza: Momentum Sejarah dan Kebangkitan Ekonomi

Enam Daerah Jadi Lokasi PON XXIII
Agung Budiarto - Jumat, 22 Mei 2026 - 23:00 WIB
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan kesiapan Lampung menjadi tuan rumah PON XXIII 2032 bersama Banten melalui konsep PON Laba yang diharapkan mendorong pembangunan dan kebangkitan ekonomi daerah.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan kesiapan Lampung menjadi tuan rumah PON XXIII 2032 bersama Banten melalui konsep PON Laba yang diharapkan mendorong pembangunan dan kebangkitan ekonomi daerah. - FOTO Biro Adpim

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

JAKARTA — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan kesiapan Provinsi Lampung
menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 bersama Provinsi Banten melalui
konsep PON Laba (Lampung–Banten).

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga
Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI Tahun 2026 di Pullman Jakarta Central Park, Kamis (21/5).

Mirza mengatakan PON XXIII 2032 akan menjadi momentum bersejarah bagi Lampung karena untuk kali
pertamanya dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional terbesar di Indonesia.

“PON ini akan menjadi sejarah karena Lampung belum pernah menjadi tuan rumah PON. Banyak
semangat baru yang lahir; semangat kolaborasi, semangat membangun olahraga, membentuk karakter
masyarakat dan anak-anak muda Lampung, serta semangat pemerataan pembangunan infrastruktur
menuju 2032,” ujar Mirza.

Advertisements

Menurut dia, penyelenggaraan PON Laba 2032 juga diharapkan menjadi momentum strategis untuk
mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong
kebangkitan ekonomi masyarakat Lampung.

Rakernas dan Musornaslub KONI 2026 dihadiri pengurus KONI dari 38 provinsi di Indonesia. Ketua
Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, mengatakan penetapan
tuan rumah PON dilakukan enam tahun sebelum pelaksanaan dengan mempertimbangkan kesiapan
daerah secara menyeluruh.

Dalam paparannya, Mirza menjelaskan Lampung merupakan wilayah strategis di Pulau Sumatera yang
menjadi simpul pertemuan budaya dan ekonomi.

Dengan julukan Sai Bumi Ruwa Jurai, Lampung dikenal kaya budaya dan tradisi serta menjunjung nilai
Piil Pesenggiri, Nemui Nyimah, dan Nengah Nyappur sebagai filosofi hidup masyarakat dalam
menyambut tamu dari seluruh Indonesia.

Advertisements

Mirza juga menegaskan hubungan Lampung dan Banten telah terjalin sejak lama, bahkan sejak masa
perjuangan melawan penjajahan. Kedekatan historis dan geografis itu menjadi kekuatan utama dalam
konsep PON LABA.

Menurutnya, PON bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ruang konsolidasi nasional untuk
memperkuat persatuan, kebanggaan daerah, dan semangat gotong royong antarwilayah.

Dari sisi kewilayahan, Lampung memiliki 15 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta
jiwa, mencakup 229 kecamatan dan sekitar 172 pulau. Secara geografis, Lampung berada di gerbang
Pulau Sumatera dan berhadapan langsung dengan Pulau Jawa.

Konektivitas Lampung didukung Jalan Tol Trans Sumatera, akses transportasi laut Pelabuhan
Merak–Bakauheni yang beroperasi 24 jam, serta akses udara sekitar 30 menit penerbangan dari Bandara
Soekarno-Hatta.

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements