Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 250 Perusahaan, Lebih dari 750 Entitas Akan Ditutup

Posisi 750 Direksi hingga Komisaris Lenyap
Agung Budiarto - Minggu, 28 Jun 2026 - 21:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memangkas jumlah BUMN menjadi sekitar 250 perusahaan dalam dua tahun untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban keuangan negara.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memangkas jumlah BUMN menjadi sekitar 250 perusahaan dalam dua tahun untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban keuangan negara. - FOTO Disway

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Beberapa BUMN yang telah ditutup antara lain PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Merpati Nusantara Airlines
(Persero), PT Kertas Leces (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero), serta PT PANN Multi Finance yang merupakan anak usaha PT PANN.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), tidak selalu membawa dampak positif bagi kehidupan manusia. Ia mengatakan AI dapat menimbulkan ancaman jika tidak dikelola dengan baik.

"Sekarang AI, Artificial Intelligence. Hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan.
Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia," kata Prabowo dalam acara penutupan KSTI di JCC, Minggu, 28 Juni 2026.

Mantan Menteri Pertahanan ini mengatakan saat ini sudah ada 5 juta agent AI. Prabowo menyebut AI tersebut bekerja untuk 1 kelompok bahkan 1 negara.

Advertisements

"AI yang bekerja, berkarya untuk satu orang atau satu kelompok, satu korporasi, satu organisasi, satu negara atau satu dan konon kabarnya sekarang sudah ada 5 juta Agent AI dan mereka katanya sudah punya chat room sendiri, berbicara dalam bahasa kode mereka sendiri," ujarnya.

Menurut Prabowo, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa manusia telah menciptakan teknologi yang memiliki kemampuan luar biasa, bahkan mampu mengungguli manusia dalam sejumlah bidang, termasuk permainan catur dan produksi karya-karya tertentu.

"Sekarang juara catur saja kalah sama mesin. Juara catur. Mesin sekarang bisa buat karya-karya luar biasa," imbuhnya.

Karena itu, Presiden menilai perguruan tinggi memiliki peran penting untuk mengkaji dan memahami perkembangan AI secara mendalam agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan  umat manusia.

Advertisements

"Inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu," kata Prabowo. (disway/c1/abd)

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements