Judi Online, Korupsi hingga Tambang Ilegal Masih Jadi Ancaman Serius bagi Indonesia

Judol hingga Tambang Masih Jadi Ancaman
Agung Budiarto - Rabu, 01 Jul 2026 - 21:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri dan seluruh aparat penegak hukum tidak cepat berpuas diri serta terus memperkuat pemberantasan berbagai kejahatan yang merugikan negara.
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri dan seluruh aparat penegak hukum tidak cepat berpuas diri serta terus memperkuat pemberantasan berbagai kejahatan yang merugikan negara. - FOTO DISWAY

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan berbagai bentuk kejahatan, mulai judi online
(judol), perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, hingga korupsi, masih menjadi ancaman serius
yang menghambat kemajuan bangsa Indonesia.

Selain itu, Prabowo juga menyoroti maraknya penyelundupan, pertambangan ilegal, perkebunan ilegal,
serta kejahatan kerah putih (white collar crime) yang dinilai telah menimbulkan kerugian besar bagi
negara maupun masyarakat.

"Judi online ancaman yang sangat merugikan bangsa kita, perdagangan orang, kejahatan siber,
terorisme, korupsi, penyelundupan, kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, tambang-tambang ilegal,

perkebunan-perkebunan ilegal, praktik-praktik white collar crime sangat merugikan bangsa kita," kata
Prabowo saat menghadiri peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara, Rabu (1/7).

Advertisements

Meski demikian, Prabowo memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)
bersama sejumlah lembaga terkait atas berbagai keberhasilan dalam memberantas tindak kejahatan.

Ia menilai aparat berhasil mengungkap ribuan kasus narkotika, memberantas judi online bersama
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta menjaga Indonesia tetap bebas dari insiden
terorisme dalam beberapa tahun terakhir.

"Saya apresiasi keberhasilan Polri bersama lembaga-lembaga lain terus membongkar dan mengungkap
ribuan kasus narkotika dan bersama Komdigi memberantas judi online serta berhasil mempertahankan
nol insiden terorisme dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini," ujarnya.

Namun, Prabowo mengingatkan seluruh aparat penegak hukum agar tidak cepat merasa puas dengan
berbagai capaian tersebut. Menurutnya, tantangan ke depan masih sangat besar, terutama dalam
mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Advertisements

Kepala Negara menegaskan kemiskinan yang masih dialami sebagian rakyat Indonesia berkaitan erat
dengan praktik korupsi, penyelundupan, serta berbagai aktivitas ekonomi ilegal yang menggerus potensi
penerimaan negara.

"Tetapi saya juga mengatakan dan mengingatkan jangan kita lengah, jangan pernah cepat puas.
Tantangan masih besar, rakyat kita masih menderita kemiskinan dan kemiskinan ini adalah akibat
langsung dari korupsi, dari penyelundupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal," kata Prabowo.

Karena itu, ia menegaskan tugas Polri bersama seluruh elemen pemerintah dalam memberantas
kejahatan masih sangat besar. Prabowo juga meminta seluruh pihak terus meningkatkan kewaspadaan
dan memperkuat sinergi demi melindungi kepentingan rakyat serta menjaga stabilitas nasional.

"Karena itu, tantangan saudara, tantangan kita semua masih besar dan masih banyak," tegasnya.
(disway/c1/abd)

Advertisements

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements